DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 5 NOVEMBER 2026
NASIONAL
Ekonomi indonesia diproyeksikan masih mampu tumbuh sebesar 5,2% hingga akhir 2026 di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk potensi kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) dan tekanan terhadap arus modal akibat sentimen MSCI.
Chief Economist & Head of OCBC Group Research Selena Ling memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,2% pada 2026.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh permintaan domestik yang relatif kuat, terutama konsumsi rumah tangga dan investasi, meskipun perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian perdagangan dan perubahan kondisi keuangan internasional.
Baca Selengkapnya: https://ekonomi.bisnis.com/read/20261105/9/2018600/pertumbuhan-ekonomi-ri-dibayangi-risiko-the-fed-dan-msci.
KOTA CIREBON
Kenaikan harga barang dan jasa sepanjang Oktober 2026 mendorong inflasi tahunan di Kota Cirebon mencapai 3,02 persen.
Kondisi tersebut ,menunjukkan adanya peningkatan biaya konsumsi masyarakat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon dikutip pada hari Rabu, 4 November 2026 mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2026 mencapai 110,89, naik dari 107,64 pada Oktober 2025.
Baca Selengkapnya: https://secirebon.com/berita/inflasi-kota-cirebon-naik-302-persen-harga-kebutuhan-masyarakat-terus-merangkak
KABUPATEN CIREBON
Perusahaan daerah Kabupaten Cirebon mendapat tantangan besar sejak awal pembentukannya.
Tak sekadar membangun organisasi dan menyiapkan kantor operasional, Perseroda Perdagangan dan Jasa (PPJ) Cherbon Nagari ditargetkan segera bergerak mencari keuntungan sekaligus menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Direktur Utama PPJ Cherbon Nagari yang baru dilantik, Hj. Wachidah Silfiyanti, S.T., langsung memasang target tersebut.
Bahkan, ia menyiapkan strategi 100 hari kerja pertama untuk membangun fondasi perusahaan sekaligus memburu peluang bisnis yang bisa menghasilkan pendapatan dalam waktu relatif cepat.
Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/amp/235087/baru-dilantik-wachidah-silfiyanti-bidik-peluang-bisnis-dan-kontribusi-pad-cirebon
INDRAMAYU
?Kegiatan Sedekah Bumi yang digelar masyarakat petani di Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Rabu (4/11/2026), tidak hanya menjadi momentum ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian, tetapi juga menjadi ajang penyampaian aspirasi para petani penggarap lahan.??
Kegiatan yang diinisiasi Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) tersebut dihadiri para petani dan penggarap lahan yang selama ini tergabung dalam organisasi tersebut.??Ketua F-Kamis, Taryadi, mengatakan Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat petani atas kegiatan pertanian yang selama ini mereka jalankan.?? Ia menyebutkan, berdasarkan data yang dimiliki F-Kamis, terdapat sekitar 5.000 kepala keluarga (KK) petani penggarap dengan luas lahan kurang lebih 3.500 hektare.??
Data tersebut, menurutnya, merupakan hasil pendataan dan verifikasi bersama yang melibatkan pemerintah desa, F-Kamis, serta unsur RT dan RW. Data itu juga berkaitan dengan usulan permohonan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang pernah diajukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Baca Selengkapnya: https://www.24news.id/melalui-adat-sedekah-bumi-f-kamis-tampung-aspirasi-dari-petani-dan-penggarap-sawah/
MAJALENGKA
Harga jagung pipilan kering di Kabupaten Majalengka kini mencapai Rp 7.500 per kilogram. Harga itu cukup tinggi sepanjang beberapa tahun terakhir walaupun belum menyamai harga gabah kering giling yang kini telah mencapai Rp 9.000 per kilogram.
Tingginya harga jagung tersebut diduga seiring dengan berakhirnya musim panen. Sementara itu, permintaan pasar masih tetap tinggi.
Menurut para petani jagung di Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, di antaranya, Eno, Asmirem, dan Ade, tingginya harga jagung sudah berlangsung lebih dari sepekan. Harga sebelumnya hanya mencapai Rp 7.000 per kilogram.
Baca Selengkapnya: https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-30310541200/harga-jagung-majalengka-menguat-hasil-panen-petani-capai-6-ton-per-hektare
KUNINGAN
Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menawarkan 295 aset tanah dan bangunan yang belum dimanfaatkan kepada investor guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mengurangi beban pemeliharaan yang selama ini ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan Deden Kurniawan di Kuningan, Rabu, mengatakan ratusan aset tersebut berpotensi dikembangkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau investor untuk menghasilkan pendapatan bagi daerah.
Deden menjelaskan pemerintah daerah telah menginventarisasi sekitar 1.270 aset tanah maupun bangunan dan dari jumlah tersebut, terdapat 528 aset tidak digunakan untuk pelayanan publik serta 295 di antaranya masih kosong atau belum dimanfaatkan.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/717071/pemkab-kuningan-menawarkan-295-aset-menganggur-kepada-investor