DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 29 OKTOBER 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 29 OKTOBER 2026

NASIONAL

  • Airlangga Optimistis Rupiah Tak Akan Tembus Rp 19.000, Ini Alasannya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak akan menembus level Rp 19.000 per dollar AS, meskipun mata uang Garuda masih menghadapi tekanan.

Airlangga menilai, kondisi makroekonomi Indonesia yang relatif stabil menjadi salah satu alasan pemerintah tetap optimistis terhadap pergerakan rupiah.

"Ya, kita lihat saja, tapi kita lebih optimis (rupiah tidak tembus Rp 19.000 per dolar AS). Nanti kita lihat, kita optimis dengan kondisi makroekonomi," kata Airlangga saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/10/2026) seperti dikutip dari Antara.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/10/29/050200126/airlangga-optimistis-rupiah-tak-akan-tembus-rp-19.000-ini-alasannya


KOTA CIREBON

  • Investasi Capai Rp4,4 Triliun, Sebagian Besar Perdagangan dan Jasa

Kota Cirebon menjadi daerah ramah investasi. Terbukti nilai investasi di Kota Cirebon setiap tahun merangkak naik. Ini artinya tingkat kepercayaan investor di Kota Cirenon cukup tinggi.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon sampai dengan bulan September 2026 mencapai Rp4,4 Triliun atau melebihi nilai investasi di tahun 2025.

Plt Kepala DPMPTSP Kota Cirebon Icip Suryadi mengatakan, setelah proses verifikasi berdasarkan Online Single Submission (OSS) di Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) nilai investasi menyusut menjadi Rp2,9 Triliun.

Baca Selengkapnya: https://mediacirebon.id/investasi-capai-rp44-triliun-sebagian-besar-perdagangan-dan-jasa/


KABUPATEN CIREBON

  • Ambulu Cirebon Disiapkan Jadi Sentra Industri Garam, Lahan 100 Hektare Dibidik Investor

Kabupaten Cirebon berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra pengembangan industri garam di Jawa Barat (Jabar).

Kawasan Desa Ambulu, Kecamatan Losari menjadi lokasi yang tengah dipersiapkan untuk menarik investasi, dengan potensi lahan sekitar 100 hektare yang dapat dikembangkan untuk mendukung kegiatan produksi hingga pengolahan garam.

Rencana pengembangan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) pengembangan industri garam di Jabar.

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/amp/234429/ambulu-cirebon-disiapkan-jadi-sentra-industri-garam-lahan-100-hektare-dibidik-investor


INDRAMAYU

  • DKPP Indramayu Dukung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Program Integrated Farming System.

Mewakili Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Kepala Bidang Hortikultura, Perkebunan dan Penyuluhan menghadiri Launching Program Pemberdayaan Ekonomi (Integrated Farming System) yang diselenggarakan oleh ROIS OJK bekerja sama dengan Rumah Zakat Kantor Layanan Cirebon, bertempat di Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan bantuan kepada penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha produktif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Integrated Farming System atau sistem pertanian terpadu diharapkan mampu mendorong pemanfaatan potensi pertanian secara optimal, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya: https://dkpp.indramayukab.go.id/dkpp-indramayu-dukung-pemberdayaan-ekonomi-masyarakat-melalui-program-integrated-farming-system/


MAJALENGKA

  • ?Majalengka Kejar Kemandirian Fiskal, Investasi Tembus Rp3,3 Triliun??

Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengurangi ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat yang saat ini masih mencapai sekitar 88 persen dari pendapatan daerah.

Bupati Majalengka menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran di tingkat nasional menuntut pemerintah daerah lebih kreatif dalam menggali potensi pendapatan. Saat ini, kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah baru berada di kisaran 12 persen.

Salah satu sumber PAD yang dinilai memiliki potensi untuk terus ditingkatkan adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang menyumbang sekitar 25 persen dari total PAD Majalengka.

Baca Selengkapnya: https://www.tintahijau.com/megapolitan/majalengka-kejar-kemandirian-fiskal-investasi-tembus-rp33-triliun/


KUNINGAN

  • Arunika Kuningan Olah Sampah Organik Jadi Maggot, Dukung Pertanian Berkelanjutan

Arunika mengembangkan pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot berbasis Black Soldier Fly (BSF) untuk mendukung pertanian berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.

Melalui konsep integrated farming atau pertanian terintegrasi, limbah dapur restoran diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi peternakan dan pertanian sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Konsultan bisnis, pengabdian masyarakat, pengolahan sampah, pertanian berkelanjutan, dan urban farming, Heni Hidayati SE MMA menjelaskan pengembangan tersebut saat diwawancarai di Arunika, Rabu 28 Oktober 2026.

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/kuningan/read/234433/arunika-kuningan-olah-sampah-organik-jadi-maggot-dukung-pertanian-berkelanjutan


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login