NASIONAL
Indeks dollar AS atau US Dollar Index (DXY) bergerak melemah tipis pada perdagangan Senin (26/10/2026), di tengah perhatian pelaku pasar terhadap keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), dan rilis data ekonomi terbaru.
Berdasarkan data CNBC, DXY berada di level 101,778, turun 0,032 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 101,81. DXY dibuka pada level 101,777. Sepanjang perdagangan, indeks dollar AS bergerak dalam rentang 101,687 hingga 101,786.
Pergerakan dollar AS pada pekan ini turut menjadi perhatian pasar seiring dengan rangkaian agenda bank sentral dan rilis data ekonomi utama pada periode 26-30 Oktober 2026.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/10/26/074953526/indeks-dollar-as-melemah-pasar-cermati-keputusan-the-fed
KOTA CIREBON
Bantuan disalurkan bersamaan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Kejaksan, Minggu (25/10/2026).
Bantuan tersebut berasal dari program corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan dan pelaku usaha. Penyaluran dilakukan melalui program Pojok Stunting yang menjadi bagian dari pelaksanaan GPM.
Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan, GPM tidak hanya ditujukan untuk menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membantu pemenuhan gizi keluarga yang masuk kategori rawan stunting di sekitar lokasi kegiatan.
Menurutnya, bantuan berupa telur dan ikan telah disalurkan secara rutin setiap pelaksanaan GPM berskala besar. Penerima bantuan diprioritaskan bagi keluarga rawan stunting yang berdomisili di sekitar lokasi GPM.
Baca Selengkapnya: https://www.inilahkoran.id/dkp3-kota-cirebon-salurkan-telur-dan-ikan-untuk-keluarga-rawan-stunting?utm_source=chatgpt.com#google_vignette
KABUPATEN CIREBON
Sebanyak 32 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menampilkan produk unggulan dalam Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 di Cirebon Jawa Barat.
Program ini merupakan salah satu inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina Grup yang berfokus pada perluasan pemasaran, promosi, dan publikasi produk UMKM binaan.
Melalui pameran, bazar, temu bisnis, serta promosi yang terintegrasi, program ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar, membangun jejaring bisnis, dan menjajaki peluang kerja sama.
Baca Selengkapnya: https://www.metrotvnews.com/read/KdZCP71q-pertamina-dorong-umkm-di-cirebon-perluas-pasar-dan-jejaring-bisnis
INDRAMAYU
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan infrastruktur sumber daya air. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan dan pengelolaan 53 Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian seluas 1.307 hektare di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Keberadaan JIAT diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air irigasi bagi para petani, khususnya ketika ketersediaan air dari jaringan irigasi permukaan mengalami keterbatasan.
Dengan dukungan infrastruktur ini, produktivitas pertanian diharapkan dapat terjaga sehingga turut mendukung peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani.
Baca Selengkapnya: https://bpsdm.pu.go.id/webbalaiwil8/detailpost/kementerian-pu-perkuat-irigasi-pertanian-1-307-hektare-sawah-di-indramayu-didukung-53-jiat
MAJALENGKA
Saat sejumlah wilayah di Kabupaten Majalengka menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang 2026, warga Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, justru masih bisa menikmati pasokan air bersih yang mengalir sepanjang hari.
Kondisi tersebut ditopang keberadaan Mata Air Cikukulu yang selama ini menjadi sumber air bagi masyarakat setempat. Melalui pengelolaan Penyediaan Air Minum (PAM) Desa, sumber air tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Menurutnya, pemanfaatan mata air tersebut awalnya diperuntukkan bagi kebutuhan pertanian desa. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, sumber air itu kemudian dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Baca Selengkapnya: https://www.tintahijau.com/ragam/di-tengah-krisis-air-bersih-majalengka-desa-kawunghilir-punya-mata-air-yang-tak-pernah-kering/#google_vignette
KUNINGAN
Persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian masyarakat, termasuk di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar untuk kebutuhan transportasi dan aktivitas sehari-hari.
Bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, ketersediaan BBM subsidi menjadi hal penting karena banyak warga mengandalkan kendaraan bermotor untuk bekerja, berdagang, dan menjalankan aktivitas ekonomi. Apabila terjadi gangguan distribusi, kondisi tersebut berpotensi menghambat mobilitas masyarakat.
Selain itu, para pelaku usaha kecil dan pengemudi angkutan juga berpotensi terdampak apabila pasokan BBM bersubsidi tidak tersedia secara merata. Oleh karena itu, pengawasan distribusi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Baca Selengkapnya: https://www.kompasiana.com/syafei29056/6adce1aded64154f577600e2/kelangkaan-bbm-subsidi-jadi-sorotan-di-kuningan#goog_rewarded