DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 22 OKTOBER 2026
NASIONAL
Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global 2026 masih lemah sekitar 3% dan tekanan inflasi tetap tinggi sekitar 4,6%. Kendati demikian, BI mengatakan inflasi dalam negeri akan tetap terkendali. Di sisi lain, El Niño masih menjadi ancaman terutama bagi inflasi volatile food.
Gubernur Destry Damayanti mengungkapkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2026 tercatat 3,28% secara tahunan (year on year/YoY), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,19% (YoY).
"Tekanan inflasi ada di volatile food inflation, tapi untuk yang inflasi inti masih cukup terkendali di level 2,84%," katanya dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan Oktober 2026, Rabu (21/10/2026).
Baca Selengkapnya: https://ekonomi.bisnis.com/read/20261021/9/2014633/bank-indonesia-el-nino-semakin-memperburuk-inflasi-volatile-food-perlu-diwaspadai
KOTA CIREBON
Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat layanan perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan yang lebih mudah diakses, aman, dan tepat sasaran. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BNI bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako Tahun 2026 yang dilaksanakan secara bertahap di lima kecamatan.
Berdasarkan data kegiatan penyaluran, sebanyak 734 keluarga tercatat dalam distribusi KKS BNI di Kota Cirebon. Jumlah tersebut tersebar di Kecamatan Harjamukti sebanyak 279 keluarga, Lemahwungkuk 176 keluarga, Kesambi 124 keluarga, Kejaksan 91 keluarga, dan Pekalipan 64 keluarga.
Distribusi kartu ini menjadi bagian dari kerja sama Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Sosial dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Cirebon. Melalui sistem perbankan, pemerintah berupaya memastikan bantuan sosial dapat diakses oleh keluarga penerima manfaat dengan proses transaksi yang lebih transparan dan tercatat.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkota.go.id/berita/734-keluarga-di-kota-cirebon-terdata-dalam-distribusi-kks-bni-pemkot-perkuat-akses-bantuan-sosial
KABUPATEN CIREBON
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon mencatat nilai ekspor produk daerah tembus di angka 285,51 juta dolar Amerika Serikat selama Januari-September 2026, dengan komoditas sepatu menjadi penyumbang terbesar.
”Realisasinya sudah tembus di angka tersebut, berdasarkan rekapitulasi nilai ekspor gabungan hingga September 2026,” kata Kepala Bidang Perdagangan dan Pengendalian Barang Pokok dan Penting Disperdagin Kabupaten Cirebon Peni Sigiarsih, seperti dikutip dari Antara, Rabu 21 Oktober 2026.
Berdasarkan data, kata dia, ekspor sepatu mencapai 89,50 juta dolar AS atau berkontribusi 31,35% terhadap total nilai ekspor Kabupaten Cirebon selama sembilan bulan pertama 2026.
Baca Selengkapnya: https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-30310516240/ekspor-kabupaten-cirebon-tembus-28551-juta-dolar-as
INDRAMAYU
Kenaikan harga kebutuhan pokok dan gejolak ekonomi yang terjadi belakangan ini mulai memengaruhi cara warga di Kabupaten Indramayu dalam menyiasati pengeluaran rumah tangga.
Sebagian warga kini tidak lagi terpaku pada merek tertentu, sedangkan warga lainnya memilih belanja barang yang sedang diskon guna menekan besarnya pengeluaran rutin bulanan.
Melalui kegiatan intervensi pangan ini, pemerintah desa berharap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga di tengah gejolak harga yang tidak menentu sekarang ini.
Baca Selengkapnya: https://bandung.kompas.com/read/2026/10/21/130804678/cerita-warga-indramayu-berburu-sembako-murah-hingga-ke-desa-tetangga-selisih
MAJALENGKA
Pemerintah Kabupaten Majalengka terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gerakan Pasar Murah sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi, serta membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi lintas perangkat daerah, yakni Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin).
Sejumlah komoditas pangan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, telur ayam, daging, hingga cabai.
Baca Selengkapnya: https://majalengkakab.go.id/berita/pemkab-majalengka-gencarkan-gerakan-pangan-dan-pasar-murah-jaga-stabilitas-harga-bahan-pokok
KUNINGAN
Setelah hampir 15 tahun lebih banyak bergerak melalui koordinasi antarpemerintah daerah, Forum Kunci Bersama mulai diarahkan pada kerja sama bisnis dan investasi. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar ingin forum yang menaungi 10 kabupaten/kota di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah itu memberikan manfaat ekonomi yang lebih terasa bagi masyarakat.
Forum Kerja Sama Kunci Bersama yang selama hampir 15 tahun lebih banyak berkutat pada koordinasi antarpemerintah daerah kini mulai diarahkan menjadi wadah pengembangan bisnis dan investasi lintas wilayah.
Perubahan arah kerja sama tersebut didorong Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang juga menjabat Ketua Kunci Bersama, saat pengukuhan pengurus di Pendopo Kabupaten Kuningan, 21 Oktober 2026.
Baca Selengkapnya: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/berita/amp/pr-5310516022/paradigma-baru-bupati-kuningan-ubah-kunci-bersama-dari-forum-rapat-jadi-mesin-investasi-b-to-b