DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SELASA, 13 OKTOBER 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SELASA, 13 OKTOBER 2026

NASIONAL

  • Perkuat Industrialisasi Nasional, MIND ID Raih Excellence in Strategic Mining Investment

Transformasi industri mineral nasional  menunjukkan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi Indonesia.

Melalui investasi strategis dan pengembangan hilirisasi yang terintegrasi, sektor pertambangan tidak lagi hanya menjadi penghasil komoditas, tetapi berkembang menjadi penggerak industrialisasi yang memperkuat nilai tambah, investasi, dan penerimaan negara.

Ini memastikan kekayaan mineral Indonesia mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar di dalam negeri sesuai dengan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Baca Selengkapnya: https://m.jpnn.com/amp/news/perkuat-industrialisasi-nasional-mind-id-raih-excellence-in-strategic-mining-investment


KOTA CIREBON

  • Pemkot Cirebon Percepat Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMKM

Pemerintah Kota Cirebon mempercepat pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar produk lebih dipercaya konsumen dan lebih siap masuk ke pasar yang luas.

Program masuk dalam topik e-kliping pemerintah kota pada 12 Oktober 2026. Pendampingan perlu menjelaskan dokumen, proses pemeriksaan, dan kanal resmi agar pelaku usaha tidak terjebak informasi keliru.

Fokus utama pemberitaan ini adalah pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kota Cirebon. Informasi tersebut penting ditempatkan secara tepat: pengumuman pemerintah menunjukkan rencana atau kegiatan yang sedang berjalan, sedangkan hasil akhirnya tetap harus dinilai dari pelaksanaan, bukti layanan, dan perubahan yang benar-benar dialami masyarakat.

Baca Selengkapnya: https://serayunusantara.com/pemkot-cirebon-percepat-pendampingan-sertifikasi-halal-bagi-umkm/


KABUPATEN CIREBON

  • Investasi Rp3,2 Triliun Masuk Cirebon 2026, DPRD Wanti-Wanti Jangan Jadi Penonton

Gelombang investasi raksasa senilai Rp3,2 triliun siap memasuk Kabupaten Cirebon sepanjang 2026, dengan fokus utama di wilayah Cirebon Timur. Di atas kertas, angka fantastis ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

?Namun, DPRD Kabupaten Cirebon melontarkan peringatan keras. Investasi jumbo dinilai tak ada artinya jika warga lokal hanya gigit jari dan menjadi penonton di tanah sendiri.

?Komisi II DPRD setempat menyoroti potensi pergeseran orientasi bisnis korporasi. Modal besar kerap terjebak pada format padat modal alih-alih padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja.

Baca Selengkapnya: https://cireboninsider.com/2026/10/12/investasi-rp32-triliun-masuk-cirebon-2026-dprd-wanti-wanti-jangan-jadi-penonton/


INDRAMAYU

  • Dorong Ekonomi Lokal, Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Pabrik Kerupuk Padi Kapas di Desa Kenanga

Bupati Indramayu Lucky Hakim berkomitmen penuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, salah satunya melalui pengembangan sektor industri pangan rumahan. Hal ini ditegaskan saat dirinya meninjau langsung Pabrik Kerupuk Padi Kapas di Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Lucky Hakim melihat dari dekat seluruh rantai produksi kerupuk, mulai dari pengolahan adonan, penyimpanan bahan baku, pencetakan, penjemuran, pengovenan, hingga proses pengirisan sebelum produk siap dipasarkan. Menurutnya, ketelitian dan kerja keras para pelaku usaha dalam menjaga kualitas di setiap tahapan menjadi kunci keberhasilan industri ini.

Ia menilai, industri kerupuk seperti Padi Kapas memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah karena mampu mengintegrasikan penyediaan bahan baku lokal hingga jaringan pemasaran.

Baca Selengkapnya: https://www.medianasional.id/dorong-ekonomi-lokal-bupati-indramayu-lucky-hakim-tinjau-pabrik-kerupuk-padi-kapas-di-desa-kenanga/


MAJALENGKA

  • Lawan Inflasi dari Pekarangan, Pemkab Majalengka Gerakkan Warga Tanam Cabai Sendiri

Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggerakkan kemandirian pangan keluarga melalui program Penanaman Cabai Pekarangan Berdaya (Penca Perdaya).

Tak sekadar menghijaukan lingkungan, gerakan ini diarahkan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan cabai di pasar sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.

Program yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka tersebut diluncurkan di Kelurahan Tarikolot, Kecamatan Majalengka, Senin (12/10/2026).

Baca Selengkapnya: https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/612452/lawan-inflasi-dari-pekarangan-pemkab-majalengka-gerakkan-warga-tanam-cabai-sendiri


KUNINGAN

  • Kuningan Incar Nilai Ekonomi Sampah lewat RDF

Pemerintah Kabupaten Kuningan mengembangkan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau refuse-derived fuel (RDF) untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA), sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah bagi industri. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan Usep Sumirat mengatakan pengembangan RDF menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki pengelolaan sampah. Melalui fasilitas tersebut, sampah yang memenuhi persyaratan akan diolah menjadi bahan bakar alternatif bagi industri.

Rencana tersebut mencakup pengembangan TPA menjadi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) berbasis RDF serta pembangunan fasilitas tempat pengolahan sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle (TPS 3R) Plus.

Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20261012/550/2011985/kuningan-incar-nilai-ekonomi-sampah-lewat-rdf


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login