Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar operasi pasar murah di Kota Pekanbaru pada 5–9 Oktober 2026 sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pokok dan menekan kenaikan harga pangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah, dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan garam.
Pelaksanaan operasi pasar murah dilakukan di sejumlah lokasi di Pekanbaru. Kegiatan tersebut telah menjadi operasi pasar murah ke-188 sepanjang tahun 2026. Pada pekan tersebut, kegiatan dilaksanakan di beberapa wilayah, yaitu Tangkerang Barat, Rejosari, Kulim, dan ditutup di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai.
Kebijakan ini dilakukan karena masih adanya tekanan harga pangan di Pekanbaru. Berdasarkan data BPS Provinsi Riau, inflasi Riau pada September 2026 tercatat 0,64% secara bulanan, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar sebesar 1,76%.
Kesimpulan:
Operasi pasar murah merupakan langkah Pemprov Riau untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di Kota Pekanbaru.