DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026
NASIONAL
Arah kebijakan Bank Indonesia (BI) akhirnya terjawab. Di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga ketidakpastian pasar keuangan, bank sentral memilih untuk tidak mengubah suku bunga acuannya.
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 22-23 September 2026, BI kembali mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen. Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75 persen, sedangkan Lending Facility dipertahankan di level 6,50 persen.
Keputusan tersebut datang ketika rupiah masih menghadapi tekanan dari ketidakpastian global. Namun, alih-alih menjadikan suku bunga sebagai satu-satunya alat untuk merespons tekanan tersebut, BI justru memperkuat sejumlah instrumen lain.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/09/24/071600426/tahan-bi-rate-5-75-persen-ini-langkah-bank-sentral-jaga-rupiah-sambil
KABUPATEN CIREBON
Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang mengalami periode tanpa hujan cukup panjang. Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap ketersediaan air, terutama di sejumlah desa yang sebelumnya telah mengalami krisis air bersih.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). , Kabupaten Cirebon tercatat menunjukkan 110 hari tanpa hujan per 10 September 2026.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara sejumlah kabupaten yang masuk dalam daftar wilayah dengan periode tanpa hujan terpanjang di Jawa Barat.
Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260923/549/2006419/kekeringan-melanda-cirebon-jadi-wilayah-paling-lama-tanpa-hujan?utm_source=chatgpt.com
KABUPATEN CIREBON
Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang mengalami periode tanpa hujan cukup panjang. Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap ketersediaan air, terutama di sejumlah desa yang sebelumnya telah mengalami krisis air bersih.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). , Kabupaten Cirebon tercatat menunjukkan 110 hari tanpa hujan per 10 September 2026.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara sejumlah kabupaten yang masuk dalam daftar wilayah dengan periode tanpa hujan terpanjang di Jawa Barat.
Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260923/549/2006419/kekeringan-melanda-cirebon-jadi-wilayah-paling-lama-tanpa-hujan?utm_source=chatgpt.com
INDRAMAYU
Pada hari rabu tanggal 23 September 2026 Aktivitas pertanian di wilayah Desa Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, terus mendapat perhatian melalui kegiatan monitoring dan pendampingan kepada para petani. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga persiapan penanaman padi, berjalan dengan baik.
Monitoring dan pendampingan bertempat di area persawahan milik Pendi, Desa Cadangpinggan. Di lokasi, Babinsa memantau secara langsung berbagai aktivitas pertanian yang tengah dilakukan petani.
Pemantauan diawali dengan pengecekan debit air di area persawahan. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pengolahan lahan sekaligus menjaga kebutuhan tanaman padi selama masa pertumbuhan.
Selain memastikan kondisi pengairan, petani juga melakukan pembersihan rumput serta pemberian pupuk untuk menjaga kesuburan dan kondisi lahan tetap optimal. Pengolahan sawah yang akan digunakan untuk penanaman bibit padi pun terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan memasuki masa tanam.
Baca Selengkapnya: https://mediatnipolri.com/2026/09/23/pantau-sawah-cadangpinggan-babinsa-koramil-1605-sukagumiwang-pastikan-pengairan-hingga-tanam-padi-berjalan-lancar/?utm_source=chatgpt.com
MAJALENGKA
Pemerintah Kabupaten Majalengka merespons fluktuasi harga cabai yang sering bergejolak di pasaran. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan (DKP3), Pemkab Majalengka mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai.
DKP3 Majalengka mulai membagikan 6.000 pohon cabai melalui program Pencak Perdaya (Penanaman Cabai Pekarangan Berdaya). Pembagian bibit ini menjangkau tiga wilayah, yaitu Majalengka selatan, tengah, dan utara.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DKP3 Majalengka, Rahmat Subagja, menjelaskan bahwa program ini mengikuti arahan langsung Bupati Majalengka. Pemerintah ingin melibatkan keluarga secara aktif dalam memperkuat ketahanan pangan mandiri.
Baca Selengkapnya: https://fokusjabar.id/2026/09/23/harga-cabai-kerap-naik-turun-pemkab-majalengka-bagikan-6-000-pohon-untuk-ditanam-di-rumah/?utm_source=chatgpt.com#google_vignette
KUNINGAN
Sebanyak 54 desa penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka diarahkan menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian kawasan konservasi.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Toni Anwar mengatakan, keberadaan masyarakat di sekitar kawasan menjadi bagian penting dalam pengelolaan TNGC. Pemanfaatan potensi kawasan harus memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan ekologi secara berkelanjutan.
Menurut Toni, TNGC tidak hanya memiliki fungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga berperan dalam menjaga sumber air, mencegah banjir dan longsor, serta menjadi habitat berbagai jenis satwa liar. Pada saat yang sama, kawasan tersebut memiliki potensi yang dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260923/549/2006514/54-desa-penyangga-ciremai-dibidik-jadi-penggerak-ekonomi?utm_source=chatgpt.com