DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026

NASIONAL

  • Menanti Langkah BI Usai The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan

Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75-4 persen. Ini menjadi kenaikan pertama sejak Juli 2023. 

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memerangi inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga minyak dan faktor lainnya. 

Kenaikan suku bunga acuan The Fed biasanya akan menjadi perhatian Bank Indonesia (BI). Tak jarang, BI mengambil langkah yang serupa terhadap BI rate meskipun tidak selalu terjadi demikian.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/09/17/074600826/menanti-langkah-bi-usai-the-fed-naikkan-suku-bunga-acuan


KOTA CIREBON

  • Pertumbuhan Bisnis di Cirebon Perlu Diimbangi Kelancaran Transportasi

Pertumbuhan bisnis di Kota Cirebon perlu diimbangi dengan kelancaran dan keselamatan transportasi. Pemerintah mengatur dampak aktivitas bisnis terhadap lalu lintas melalui Analisis Dampak Lalu Lintas atau Andalalin.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Gunawan, ATD., DEA., mengatakan pertumbuhan ekonomi memiliki keterkaitan erat dengan transportasi. Menurutnya, transportasi menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi barang sebagai salah satu turunan kegiatan perekonomian.

Ia menjelaskan, transportasi tidak semestinya dipandang sebagai penghambat perkembangan bisnis. Sebaliknya, kelancaran transportasi diperlukan agar kegiatan ekonomi dan distribusi barang dapat berjalan dengan baik.

Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/regional/2734722/pertumbuhan-bisnis-di-cirebon-perlu-diimbangi-kelancaran-transportasi?utm_source=chatgpt.com


KABUPATEN CIREBON

  • Belum Mandiri Pangan, Cirebon Bergantung ke Kuningan-Majalengka untuk Jaga Inflasi

Pemerintah Kabupaten Cirebon menyatakan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan hanya dari dalam wilayahnya. Ketergantungan terhadap pasokan pangan dari daerah sekitar, terutama Kabupaten Kuningan dan Majalengka, membuat kerja sama antardaerah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga. 

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan keterkaitan produksi, pasokan, dan distribusi pangan membuat kondisi ekonomi Kabupaten Cirebon tidak dapat dipisahkan dari daerah lain di kawasan Ciayumajakuning.

Menurut Imron, kondisi tersebut membuat pengendalian inflasi perlu dilakukan dengan melihat hubungan pasokan dan distribusi antardaerah, bukan hanya berdasarkan batas administrasi masing-masing pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260916/549/2004626/belum-mandiri-pangan-cirebon-bergantung-ke-kuningan-majalengka-untuk-jaga-inflasi?utm_source=chatgpt.com


INDRAMAYU

  • Jaga Ketahanan Pangan di Indramayu, Tanam Jagung Ditargetkan Panen 5 Ton per Hektare

Penanaman Jagung Indramayu kembali digerakkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Rabu (16/9/2026).

Total luas lahan dalam kegiatan serentak tersebut mencapai 134 hektare. Sementara itu, lahan yang disiapkan sebagai pusat kegiatan di Desa Mekarwaru mencapai 34 hektare.

Penanaman jagung tersebut memiliki target produksi yang telah ditentukan. Jagung ditargetkan dapat dipanen sekitar tiga hingga empat bulan. Produksi yang diharapkan mencapai minimal 5 ton jagung per hektare. Target tersebut menjadi salah satu ukuran hasil dari program penanaman yang dilakukan.

Baca Selengkapnya: https://indramayu.inews.id/read/716341/jaga-ketahanan-pangan-di-indramayu-tanam-jagung-ditargetkan-panen-5-ton-per-hektare?utm_source=chatgpt.com


MAJALENGKA

  • BAZNAS Majalengka Salurkan Modal UMKM

BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menghadirkan manfaat zakat melalui Program Majalengka Mandiri dengan menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM kepada Alba Dena Uswatun Hasanah.

Penyaluran ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran.

Melalui Program Majalengka Mandiri, bantuan modal UMKM diarahkan untuk membantu mustahik mengembangkan usaha yang dijalankan, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka peluang agar penerima manfaat dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarganya.

Baca Selengkapnya: https://kabmajalengka.baznas.go.id/berita/news-show/dari-zakat-menjadi-berkah-usaha-baznas-majalengka-salurkan-modal-umkm-kepada-alba-dena-uswatun-hasanah/54017?utm_source=chatgpt.com


KUNINGAN

  • Sandiaga Uno Dorong Penciptaan Lapangan Kerja melalui Program Desa Emas

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong penciptaan lapangan kerja melalui Program Desa Emas (Desa Ekonomi Maju dan Sejahtera) yang mengembangkan produk unggulan desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berbasis konsep One Village One Product (OVOP).

Program yang digagas Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (Inotek) bersama YIS dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan itu diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal melalui hilirisasi, sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha desa.

Sandiaga mengatakan Kabupaten Kuningan memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan hingga kehutanan. Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan karena sebagian komoditas lokal masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah atau olahan sederhana sehingga nilai tambah yang diterima pelaku usaha belum maksimal.

Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/jakarta/ekonomi/bisnis/2734710/sandiaga-uno-dorong-penciptaan-lapangan-kerja-melalui-program-desa-emas


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login