DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - RABU, 9 SEPTEMBER 2026
NASIONAL
Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) Irman Faiz memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,2 persen pada 2026 meski perekonomian global menghadapi tekanan akibat tingginya harga energi, suku bunga yang masih tinggi, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan ditopang oleh investasi, belanja pemerintah, aktivitas ekonomi domestik yang masih solid, serta kebijakan pemerintah yang mendorong aktivitas ekonomi nasional.
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan melambat dari 3,5 persen pada 2025 menjadi 3,0 persen pada akhir 2026. Setelah itu, pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan kembali membaik pada 2027.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/09/09/054000326/danamon-proyeksikan-ekonomi-indonesia-tumbun-5-2-persen-pada-2026-ini
KOTA CIREBON
Pemerintah Kota Cirebon menyambut baik pelaksanaan Regional Offline AKSARA (Akselerasi Wirausaha) Jawa Barat 2026 yang digelar di Kota Cirebon.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha sekaligus mendorong produk-produk lokal agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Cirebon dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkota.go.id/berita/pemkot-cirebon-dorong-umkm-naik-kelas-melalui-aksara-jabar-2026
KABUPATEN CIREBON
Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai menyiapkan skema penyertaan modal Perseroda Perdagangan dan Jasa Cherbon Nagari. Nilai modal yang direncanakan mencapai Rp25 miliar. Namun penyertaan modal tersebut tidak akan sekaligus, tetapi secara bertahap dalam periode sekitar lima tahun.
Selain berupa dana tunai, aset milik Pemkab Cirebon yang dapat menunjang kegiatan perusahaan juga berpeluang diperhitungkan sebagai bagian dari penyertaan modal.
Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/kabupaten-cirebon/read/230044/rp25-miliar-disiapkan-untuk-cherbon-nagari-ini-sektor-bisnis-yang-bisa-digarap
INDRAMAYU
Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kejaksaan Negeri Indramayu memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Rencana Kerja antara Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Indramayu dan Kepala Kejari Indramayu.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman yang sebelumnya telah disepakati antara Pemkab Indramayu dan Kejari Indramayu. Kerja sama ini berfokus pada penanganan permasalahan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam pengantarnya mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik harus didukung dengan tata kelola yang baik.
Baca Selengkapnya: https://indramayukab.go.id/pemkab-indramayu-dan-kejari-perkuat-sinergi-kawal-pembangunan-daerah/
MAJALENGKA
Pemerintah Kabupaten Majalengka tengah menjajaki peluang pengiriman tenaga kerja sektor pertanian ke Korea Selatan. Penjajakan dilakukan melalui rencana kerja sama dengan Kabupaten Yeongam untuk memenuhi kebutuhan pekerja musiman di bidang agrikultur.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka, H. Solehudin, mengatakan peluang tersebut dibahas bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Brebes terkait program pekerja musiman 7.000 orang untuk ke Korea.
Menurut Solehudin, kebutuhan hingga 7.000 pekerja tersebut masih dalam tahap pemetaan. Pemerintah dan pihak terkait tengah mencari daerah yang memiliki karakteristik serta kultur pertanian yang sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Yeongam.
Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/regional/2714269/majalengka-berpeluang-kirim-ribuan-pekerja-pertanian-ke-korea
KUNINGAN
Pemerintah Kabupaten Kuningan membuka akses rumah subsidi bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pelaksanaan Program 3 Juta Rumah dari pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U. Kusmana di Kuningan, Selasa, mengatakan rumah tipe 36 ditawarkan dengan harga sekitar Rp166 juta, uang muka (DP) nol persen, dan cicilan mulai sekitar Rp900 ribu per bulan.
Sasaran untuk ASN dalam program ini mencakup pegawai golongan rendah, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta staf non-ASN yang belum memiliki rumah pertama.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/berita/706080/pemkab-kuningan-membuka-akses-rumah-subsidi-untuk-asn-dan-mbr