DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON – KAMIS 3 SEPTEMBER 2026
NASIONAL
Pemerintah memperpanjang penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun di bank-bank BUMN hingga Juli 2027. Kebijakan ini diharapkan memberikan ruang likuiditas yang lebih longgar bagi perbankan sekaligus mempercepat pertumbuhan kredit hingga menembus level di atas 20%.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana tersebut tidak akan ditarik dalam waktu dekat. Perpanjangan penempatan dilakukan agar bank memiliki kepastian dalam mengelola likuiditas dan meningkatkan penyaluran kredit.
Menurut Purbaya, penempatan dana SAL di sistem perbankan telah memberikan dampak positif terhadap kestabilan likuiditas Himpunan Bank Negara (Himbara). Pemerintah juga terus memantau sejumlah indikator moneter, salah satunya uang primer atau base money (M0).
Baca Selengkapnya: https://www.waspada.id/berita/purbaya-perpanjang-penempatan-sal-rp200-t-di-bank-bumn
KOTA CIREBON
Pemerintah Kota Cirebon terus menyiapkan langkah penataan dan revitalisasi kawasan Pasar Pagi sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan daya tarik Pasar Pagi sekaligus menjadikannya bagian penting dari kawasan wisata dan perdagangan yang terhubung dengan Kali Sukalila hingga Kalibaru.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah, Iing Daiman meninjau langsung kondisi Kawasan Pasar Pagi dan Pusat Grosir Cirebon, Rabu (2/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota melihat sejumlah potensi aset dan ruang yang dapat dikembangkan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan ekonomi kreatif.
Wali Kota mengatakan, Perumda Pasar Kota Cirebon telah mulai melakukan sejumlah inovasi yang ke depan akan diterapkan secara bertahap di pasar-pasar lainnya.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkota.go.id/berita/pemkot-cirebon-siapkan-wajah-baru-pasar-pagi-hadirkan-pusat-kuliner-dan-oleh-oleh
KABUPATEN CIREBON
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mendorong Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera mengusulkan Situs Balong Kramat Tuk, Pangeran Mancur Jaya, sebagai Cagar Budaya.
Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Judi Wahjudin, saat menghadiri Tradisi Pengangkatan Buyut Kayu Mati atau Buyut Kayu Perbatang Pangeran Mancur Jaya di Situs Balong Kramat Tuk, Kabupaten Cirebon, Rabu (2/9/2026).
Judi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, Situs Balong Kramat Tuk hingga kini belum ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Padahal, situs tersebut dinilai memiliki data serta kekuatan sejarah yang cukup untuk mendapatkan status perlindungan sebagai Cagar Budaya.
Baca Selengkapnya: https://aboutcirebon.id/pemkab-cirebon-tindaklanjuti-dorongan-situs-balong-kramat-tuk-jadi-cagar-budaya/
INDRAMAYU
Hasil panen padi pada musim tanam kedua di Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menurun drastis. Kondisi tersebut terjadi saat musim kemarau yang membuat petani kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mengairi sawah.
Daskim, salah satu petani di Desa Kroya, mengatakan mayoritas petani mengalami penurunan hasil panen pada musim tanam kedua tahun ini. Bahkan, sebagian petani mengalami kerugian karena tidak mendapatkan hasil panen sama sekali.
Menurut dia, dampak kekeringan dirasakan sebagian besar petani. Sulitnya memperoleh pasokan air membuat tanaman padi tidak dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal.
Baca Selengkapnya: https://radarbangsa.co.id/kekeringan-tekan-panen-padi-di-indramayu-petani-desa-kroya-banyak-merugi/
MAJALENGKA
Keamanan kawasan industri menjadi salah satu kunci menjaga kepercayaan investor dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, memperkuat pengamanan kawasan industri dengan memastikan aktivitas investasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman saat menyambangi PT Home Well Indonesia di Kawasan Industri Estate Majalengka (KIEM), Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah proaktif kepolisian untuk membangun komunikasi langsung dengan pelaku industri sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat aktivitas investasi.
Baca Selengkapnya: https://timesindonesia.co.id/ekonomi/606791/investor-jangan-cemas-kapolres-majalengka-kawal-iklim-investasi
KUNINGAN
Alur uang wisatawan di kawasan Waduk Darma kini dipastikan berputar dan tinggal di kantong warga lokal. Lewat penetapan Desa Jagara sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) oleh OJK Cirebon, potensi wisata alam di wilayah ini resmi dihubungkan langsung ke sektor keuangan formal.
Waduk Darma di Kabupaten Kuningan terus menyedot wisatawan setiap minggunya. Selama ini, tantangan terbesar desa penyangga adalah memastikan kunjungan wisatawan memberi dampak finansial langsung bagi warga sekitar, tak berhenti di aktivitas swafoto semata.
OJK Cirebon bergerak memutus celah tersebut. Desa Jagara ditetapkan sebagai Desa EKI guna menjembatani para pelaku usaha lokal dengan akses perbankan dan lembaga keuangan resmi secara terukur.
Baca Selengkapnya: https://cireboninsider.com/2026/09/02/dorong-ekonomi-waduk-darma-ojk-cirebon-resmikan-desa-eki-jagara-kuningan/