DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SELASA, 4 AGUSTUS 2028
NASIONAL
Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp 101,1 triliun hingga akhir triwulan II 2026.
Purbaya mengatakan anggaran tersebut telah menjangkau 63,13 juta penerima manfaat.
Purbaya menjelaskan, pelaksanaan MBG menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan belanja pemerintah pusat sepanjang semester pertama tahun ini.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/08/04/091739226/purbaya-laporkan-realisasi-anggaran-mbg-rp-1011-triliun-untuk-6313-juta
KOTA CIREBON
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon mencatat realisasi investasi di daerah tersebut mencapai Rp489,15 miliar pada semester I-2026 berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kota Cirebon, Icip Supriyadi mengatakan nilai tersebut berasal dari 2.233 LKPM yang disampaikan pelaku usaha selama periode Januari hingga Juni 2026.
Ia menyebutkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai realisasi Rp424,71 miliar yang tercatat melalui 1.945 laporan LKPM.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/berita/701101/realisasi-investasi-di-kota-cirebon-capai-rp48915-miliar-per-semester-i-2026
KABUPATEN CIREBON
Kabupaten Cirebon masih menghadapi ketidakpastian tata ruang akibat belum tuntasnya penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kondisi ini membuat keputusan investasi, pengembangan kawasan industri, hingga pemanfaatan lahan di sejumlah wilayah belum dapat berjalan dengan kepastian penuh.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah memasuki tahap akhir pembahasan LP2B sebelum dokumen tersebut ditandatangani Bupati Cirebon dan selanjutnya ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Penetapan tersebut menjadi salah satu keputusan strategis karena akan menjadi acuan pemanfaatan ruang dalam jangka panjang.
Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260803/549/1993172/cirebon-menyusun-batas-sawah-dan-kawasan-industri
INDRAMAYU
Banjir rob menerjang, muara menumpuk lumpur. Beginilah potret getir yang saban hari membayangi denyut nadi ekonomi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Bahari Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu.
?Sebagai salah satu benteng pertahanan ekonomi pesisir tertua di Jawa Barat, TPI ini tak lagi sekadar butuh perbaikan kecil. Kawasan ini butuh penyelamatan darurat.
?Transaksi lelang ikan sering terganggu luapan air laut pasang. Lantai pelelangan tergenang, air bersih makin langka, dan alur pelayaran kapal nelayan kian menyempit akibat sedimentasi muara yang parah.
Baca Selengkapnya: https://cireboninsider.com/2026/08/03/pesisir-indramayu-darurat-rob-tenggelamkan-tpi-eretan-kulon-bantuan-apbd-baru-datang-2027/
MAJALENGKA
Seluas 250 hektar areal persawahan di Desa Leuweunghapit, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka kembali memperoleh pasokan air irigasi setelah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengoperasikan pompa air bertenaga surya.
Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Pompa mulai dioperasikan sejak 29 Juli 2026 sebagai bagian dari strategi Kementerian PU dalam memastikan ketersediaan air irigasi untuk mendukung program swasembada pangan.
Baca Selengkapnya: https://www.kompas.com/properti/read/2026/08/03/080000121/250-hektar-sawah-di-majalengka-terhindar-dari-kekeringan-berkat-pompa
KUNINGAN
Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Pertanian 2026 seluas 725 hektare dengan mengandalkan Survey Investigation Design (SID) dan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan teknis.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah mengatakan penyusunan SID dan DED diperlukan agar pelaksanaan Oplah sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani di setiap wilayah sasaran.
Ia menjelaskan alokasi Oplah seluas 725 hektare tersebut tersebar di 20 kecamatan, dengan sasaran 29 desa atau kelompok tani di Kabupaten Kuningan.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/berita/701111/kabupaten-kuningan-lakukan-program-optimalisasi-lahan-725-ha-pada-2026-untuk-pertanian