DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SELASA, 28 JULI 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SELASA, 28 JULI 2026

NASIONAL

  • Rupiah Pagi Anjlok ke Rp 18.068 Per Dollar AS, Mundurnya Perry Warjiyo Masih Jadi Isu

Nilai tukar rupiah di pasar spot anjlok saat pembukaan perdagangan Selasa (28/7/2026). Mata uang garuda terdepresiasi 59 poin atau 0,33 persen ke level Rp 18.068 per dollar Amerika Serikat (AS). 

Pelemahan pagi ini melanjutkan tren negatif setelah pada Senin (27/7/2026) kurs rupiah ditutup turun 0,36 persen ke posisi Rp 18.000 per dollar AS. Sepanjang pekan lalu, rupiah juga terpantau masih bergerak fluktuatif mendekati level psikologis Rp 18.000 per dollar AS. 

Sementara, Indeks dollar AS (DXY), yang mengukur kekuatan mata uang Negeri Paman Sam terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB tercatat melemah tipis 0,05 persen ke level 101,483.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/07/28/093550926/rupiah-pagi-anjlok-ke-rp-18068-per-dollar-as-mundurnya-perry-warjiyo-masih


KOTA CIREBON

Kunci Bersama Summit 2026, Wali Kota Tawarkan Potensi Investasi dan Penguatan Kolaborasi Antardaerah

Kunci Bersama merupakan forum kerja sama yang telah berjalan selama lebih dari 15 tahun dan melibatkan 10 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap, Kota Banjar, Kabupaten Brebes, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Pangandaran.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan kawasan yang tergabung dalam Kunci Bersama memiliki potensi besar dengan jumlah penduduk gabungan lebih dari 13 juta jiwa. Potensi tersebut mencakup sektor ketahanan pangan, perdagangan, industri, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kebudayaan.

Menurutnya, Kunci Bersama Summit tidak hanya menjadi forum pertemuan, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan kerja sama yang konkret. Hal itu ditandai dengan agenda penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah mitra, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT BIJB Kertajati, dan Kadin Indonesia.

Baca Selengkapnya: https://cirebonkota.go.id/berita/kunci-bersama-summit-2026-wali-kota-tawarkan-potensi-investasi-dan-penguatan-kolaborasi-antardaerah


KABUPATEN CIREBON

  • Kelompok Tani Sri Jaya Desa Pegagan Terima Bantuan Benih

Kelompok Tani Sri Jaya Desa Pegagan Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon menerima bantuan benih pertanian yang disalurkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pertanian Palimanan.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat petani.

Kuwu Desa Pegagan, Deni Harman melalui Raksa Bumi desa Pegagan, Akhir Rudin menyampaikan bahwa bantuan benih merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada petani agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian, selain bantuan benih, petani juga akan terus mendapatkan pendampingan teknis mengenai budidaya tanaman, pengendalian hama hingga penerapan teknologi pertanian yang tepat.

Baca Selengkapnya: https://harianpelitanews.id/kelompok-tani-sri-jaya-desa-pegagan-terima-bantuan-benih/


INDRAMAYU

  • Pendangkalan Muara Karangsong Indramayu Ancam Ekonomi Nelayan

Pendangkalan alur Muara Karangsong, Kabupaten Indramayu mengancam perekonomian nelayan karena menghambat kapal keluar dan masuk pelabuhan. Sejumlah kapal bahkan terjebak selama berhari-hari akibat endapan pasir yang menutup jalur pelayaran.

Ketua Gerakan Nelayan Pantura (GNP) Kajidin mengatakan pendangkalan Muara Karangsong kali ini menjadi yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menghambat aktivitas kapal besar maupun nelayan kecil yang mencari nafkah setiap hari.

Pendangkalan tersebut tidak hanya merugikan pemilik kapal besar. Nelayan kecil juga kesulitan berangkat melaut karena jalur pelayaran menyempit dan tertutup endapan pasir.

Baca Selengkapnya: https://www.beritasatu.com/jabar/3014293/pendangkalan-muara-karangsong-indramayu-ancam-ekonomi-nelayan


MAJALENGKA

  • Petani Majalengka Hemat Biaya Irigasi 87,5 Persen Berkat LPG 3Kg di Tengah Kekeringan

Para petani kini beralih dari bahan bakar Pertalite ke Gas LPG 3 kilogram untuk mengoperasikan pompa air. Langkah ini terbukti mampu memangkas biaya irigasi hingga 87,5 persen, menjadi solusi krusial di tengah musim kemarau 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus memantau wilayah terdampak kekeringan, terutama di Kecamatan Kertajati.

Dengan LPG 3 kilogram, satu tabung mampu digunakan hingga sekitar 18 jam. Dalam sehari, kebutuhan hanya sekitar 1,5 tabung dengan total biaya sekitar Rp33.000. Selisihnya mencolok penghematan mencapai Rp231.000 per hari.

Baca Selengkapnya: https://jabar.times.co.id/news/peristiwa/uvFVOZwO/petani-majalengka-hemat-biaya-irigasi-875-persen-berkat-lpg-3kg-di-tengah-kekeringan


KUNINGAN

  • Petani Kuningan Incar Pasar Nasional, Serapan Panen Ditarget 20 Ton per Hari

Petani hortikultura di Kabupaten Kuningan berpeluang memperoleh kepastian pasar setelah Rumah Sayur mulai beroperasi dengan target menyerap 15 hingga 20 ton hasil pertanian setiap hari. 

Skema ini diharapkan memangkas ketergantungan petani terhadap tengkulak sekaligus memperkuat rantai pasok pangan dari sentra produksi menuju pasar yang lebih luas. 

Pada tahap awal, Rumah Sayur membuka kesempatan bagi seluruh petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Kuningan untuk memasok hasil panen mereka. Komoditas yang terkumpul akan dihimpun di gudang penyimpanan di kawasan Ciloa sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.

Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260727/549/1991327/petani-kuningan-incar-pasar-nasional-serapan-panen-ditarget-20-ton-per-hari


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login