DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 27 JULI 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 27 JULI 2026

NASIONAL

  • Ekonomi Tumbuh di Atas Kertas, Siapa Sebenarnya yang Makin Kaya?

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I 2026 belum sepenuhnya dirasakan masyarakat luas. Di tengah ekonomi yang masih tumbuh, pekerja sektor manufaktur padat karya justru menghadapi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Ekonom sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Internasional Indonesia (FEB UIII), Teguh Yudo Wicaksono mengatakan pertumbuhan ekonomi memang menunjukkan sebagian besar sektor berkembang. Namun, manfaatnya tidak dinikmati secara merata.

Menurut dia, komposisi belanja pemerintah pada semester I 2026 menunjukkan pegawai negeri dan penerima manfaat berbagai program sosial memperoleh tambahan dukungan.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/07/27/084800826/ekonomi-tumbuh-di-atas-kertas-siapa-sebenarnya-yang-makin-kaya-


KOTA CIREBON

  • Kota Cirebon Petakan Potensi Investasi Berbasis Ekonomi Lokal

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon memetakan potensi investasi berbasis ekonomi lokal di Kelurahan Kasepuhan dan Argasunya sebagai upaya memperkuat iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kota Cirebon, Uni Wahyuni mengatakan pemetaan tersebut dilakukan melalui peninjauan lapangan dan koordinasi dengan pemerintah wilayah, untuk mengidentifikasi potensi usaha yang dapat dikembangkan menjadi peluang investasi.

Ia menjelaskan salah satu lokasi yang menjadi fokus pemetaan ialah Kelurahan Kasepuhan, yang memiliki potensi ekonomi kreatif pada sektor batik dan kerajinan berbasis kearifan lokal.

Dari hasil peninjauan, DPMPTSP telah mengunjungi pelaku usaha Batik Tulis Wijaya Kusuma serta Paguyuban Batik dan Kerajinan Godong Djati.

Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/berita/700367/kota-cirebon-petakan-potensi-investasi-berbasis-ekonomi-lokal


KABUPATEN CIREBON

  • Sekoci Dorong Diversifikasi Pangan melalui Inovasi Pengolahan Sorgum

Sedulur Koki Cirebon (Sekoci) terus mendorong diversifikasi pangan melalui inovasi pengolahan sorgum. Upaya tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan program Diskusi Gastronomi yang mengangkat potensi sorgum sebagai bahan pangan alternatif sekaligus memperkenalkan berbagai produk olahan kepada masyarakat.

Ketua Umum Sedulur Koki Cirebon (Sekoci), Rieza Aditya Permana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk mengedukasi masyarakat mengenai potensi sorgum yang selama ini masih belum banyak dikenal. Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi tantangan terbesar dalam upaya diversifikasi pangan.

Ia menjelaskan, edukasi mengenai sorgum penting dilakukan mengingat masyarakat Indonesia masih sangat bergantung pada konsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat utama. Padahal, menurutnya, sorgum memiliki potensi besar sebagai alternatif pangan, terutama menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman kemarau panjang.

Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/regional/2599990/sekoci-dorong-diversifikasi-pangan-melalui-inovasi-pengolahan-sorgum


INDRAMAYU

  • Dorong Petani Sejahtera, Pemkab Indramayu Berikan Bantuan Benih

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan, kesejahteraan petani harus terus ditingkatkan melalui edukasi, inovasi, kemudahan akses permodalan, serta kehadiran pemerintah di setiap tingkatan.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung sektor pertanian, sehingga Indramayu tetap menjadi lumbung pangan nasional dan petaninya semakin sejahtera.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur pendukung pertanian, terutama ketersediaan air irigasi.

Baca Selengkapnya: https://infopublik.id/kategori/nusantara/978661/dorong-petani-sejahtera-pemkab-indramayu-berikan-bantuan-benih


MAJALENGKA

  • Sodetan Bendung Rentang 'Selamatkan' Majalengka, 2.000 Hektare Sawah Lolos dari Petaka Puso

Bayang-bayang kelam ancaman El Niño tak lagi menghantui para petani di kawasan utara Majalengka. Musim kemarau yang biasanya menjadi vonis krisis kini berubah cerita. Peta kekeringan di daerah ini berhasil dibalikkan secara drastis berkat intervensi teknis yang tepat sasaran.

?Kuncinya ada pada pembukaan saluran sodetan dari Bendung Rentang. Langkah ini berfungsi bak ‘transfusi darah’ bagi sektor pertanian lokal, mengalirkan air kehidupan ke kawasan rawan kekeringan.

?Terobosan ini langsung mengamankan 2.000 hektare lahan sawah di Kecamatan Jatitujuh. Luas area panen memuncak tajam hingga empat kali lipat dibanding musim kemarau sebelumnya yang hanya bertahan di angka 500 hektare. Pasokan air ini menghidupi kembali produktivitas petani di lima desa vital, meliputi Jatitujuh, Jatitengah, Biyawak, Jatiraga, Pilangsari, hingga Puteridalam.

Baca Selengkapnya: https://cireboninsider.com/2026/07/26/sodetan-bendung-rentang-selamatkan-majalengka-2-000-hektare-sawah-lolos-dari-petaka-puso/#google_vignette


KUNINGAN

  • Dukung Investasi, Kadin Kuningan Dukung Kunci Bersama Summit 2026

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kuningan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan KUNCI BERSAMA SUMMIT 2026 yang akan digelar di DKI Jakarta, Senin 27 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Lintas Batas, Membangun Ekosistem Investasi, Kolaborasi dan Kemajuan Kawasan Perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah.”

KADIN Kabupaten Kuningan menilai tema tersebut sangat relevan dengan tantangan sekaligus peluang pembangunan di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Wilayah perbatasan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Potensi itu mencakup sektor perdagangan, industri, pertanian, pariwisata, UMKM hingga investasi.

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/kuningan/read/226281/dukung-investasi-kadin-kuningan-dukung-kunci-bersama-summit-2026


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login