DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - RABU, 8 JULI 2026
NASIONAL
Aksi jual bersih investor asing di pasar saham Indonesia masih berlanjut. Nilai net sell asing telah mencapai Rp 89,07 triliun secara tahun berjalan (year-to-date/YTD).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mencatat investor asing kembali membukukan net sell sebesar Rp 205,38 miliar pada perdagangan Selasa (7/7/2026).
Secara kumulatif, arus dana asing yang keluar sepanjang tahun ini menyentuh Rp 89,07 triliun. Sejalan dengan derasnya aksi jual tersebut, kinerja IHSG secara year-to-date juga masih tertekan dengan pelemahan 30,77 persen.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/07/08/083100026/asing-lepas-saham-rp-89-triliun-sepanjang-2026-akankah-ihsg-bangkit-
KOTA CIREBON
Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon tera ulang alat timbang pedagang Pasar Pagi, Selasa (7/7/2026).
Tera ulang alat timbang sebagai langkah pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada konsumen agar memperoleh barang sesuai dengan berat atau ukuran yang sebenarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh mengatakan, seluruh jenis timbangan milik pedagang, baik timbangan manual maupun digital, diperiksa dan diuji kelayakannya. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian hasil pengukuran, petugas langsung melakukan penyetelan agar kembali akurat.
Baca Selengkapnya: https://mediacirebon.id/dkukmpp-kota-cirebon-tera-ulang-alat-timbang-pedagang-pasar-pagi/
KABUPATEN CIREBON
Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Makmur Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis desa yang mampu mengubah limbah menjadi sumber ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Unit pengolahan sampah yang dikelola Pemerintah Desa Palimanan Barat bekerja sama dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa tersebut mampu menampung dan mengolah sekitar 8 hingga 10 ton sampah setiap hari.
Setelah melalui proses pemilahan dan pengolahan, sampah diubah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yang kemudian dikirim ke PT Indocement Tunggal Prakarsa untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkab.go.id/tps-bumdes-palimanan-barat-ubah-sampah-jadi-energi-alternatif-dan-lapangan-kerja/
INDRAMAYU
Kekeringan mulai mengancam areal persawahan di Kabupaten Indramayu. Tanaman padi yang baru berusia satu hingga dua bulan di sejumlah wilayah dilaporkan mulai mengering akibat minimnya pasokan air, sehingga memunculkan kekhawatiran petani terhadap potensi gagal panen atau puso.
Kepala UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian Kecamatan Gabuswetan, Triyono, menjelaskan sekitar 15 persen lahan pertanian di Kecamatan Kroya tidak ditanami padi pada musim ini karena tidak tersedia pasokan air.
Wilayah pertanian di kecamatan tersebut memiliki luas sekitar 10.400 hektare dan sebagian besar mengandalkan curah hujan serta sumur bor sebagai sumber irigasi.
Baca Selengkapnya: https://radarbangsa.co.id/ribuan-hektare-sawah-di-indramayu-terancam-kekeringan-petani-khawatir-gagal-panen/
MAJALENGKA
Di tengah dinamika tantangan global dan perubahan iklim, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan penting di Jawa Barat.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyoroti percepatan implementasi program strategis nasional yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan serta optimalisasi pengelolaan sumber daya daerah.
Sebagai bentuk konkret, Pemkab Majalengka menggelontorkan berbagai stimulan sektor pertanian, mulai dari bantuan sarana prasarana untuk kelompok tani prasejahtera, distribusi 150 unit hand sprayer modern, hingga perluasan lahan tembakau berbasis potensi wilayah.
Baca Selengkapnya: https://timesindonesia.co.id/peristiwa/597882/pemkab-majalengka-percepat-langkah-strategis-dukung-swasembada-pangan-nasional
KUNINGAN
Hingga pertengahan tahun 2026, telah terbentuk tujuh Brigade Pangan yang tersebar di beberapa wilayah.
Program tersebut dirancang sebagai upaya modernisasi sektor pertanian dengan melibatkan generasi muda agar lebih tertarik terjun ke dunia pertanian.
Dua Brigade Pangan yang berada di Kecamatan Cipicung dan Cibingbin saat ini sedang dalam proses untuk menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan, mempercepat proses produksi, serta mendorong produktivitas hasil pertanian secara berkelanjutan.
Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/kuningan/read/224387/kuningan-perkuat-ketahanan-pangan-nasional-93-hektare-lahan-ikut-gerakan-tanam-serempa/30