DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - RABU, 30 JUNI 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - RABU, 30 JUNI 2026

NASIONAL

Harga Emas Dunia Turun 1,7 Persen, Pasar Khawatir Suku Bunga Naik

Harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Senin (29/6/2026) waktu setempat atau Selasa (30/6/2026) pagi WIB, di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Ketegangan yang memanas di Timur Tengah itu memicu kenaikan harga minyak serta kekhawatiran terhadap inflasi, yang pada akhirnya memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed). Mengutip Reuters, harga emas spot turun 1,7 persen menjadi 4.020,68 dollar AS per ons.

Meski emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven), namun kenaikan harga energi akibat konflik justru memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi. Kondisi tersebut meningkatkan peluang kenaikan suku bunga, yang biasanya menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/06/30/085400926/harga-emas-dunia-turun-1-7-persen-pasar-khawatir-suku-bunga-naik


KOTA CIREBON

Sebar 110 Ribu Benih Ikan di Kota Cirebon, Rokhmin Dahuri: Perkuat Ekonomi Rakyat, Wujudkan Kedaulatan Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menyalurkan bantuan 110 ribu ekor benih ikan kepada 10 kelompok pembudidaya ikan di berbagai wilayah Kota Cirebon.

Program yang menyasar sekitar 200 anggota kelompok tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2001–2004 itu menjelaskan, bantuan benih ikan bukan sekadar bentuk dukungan pemerintah, melainkan investasi bagi peningkatan produksi, pendapatan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.

Baca Selengkapnya: https://monitor.co.id/2026/06/29/sebar-110-ribu-benih-ikan-di-kota-cirebon-rokhmin-dahuri-perkuat-ekonomi-rakyat-wujudkan-kedaulatan-pangan/


KABUPATEN CIREBON

Waspada Krisis Air Bersih! BPBD Kabupaten Cirebon Petakan 7 Desa Rawan Kekeringan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mulai memperkuat langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiapkan pembentukan Pos Komando (Posko) Siaga Bencana Kekeringan guna mempercepat penanganan apabila terjadi krisis air bersih di sejumlah wilayah.

Langkah tersebut saat ini tengah difinalisasi melalui Surat Keputusan (SK) Bupati yang mengatur penetapan status siaga kekeringan sekaligus pembentukan Posko Siaga Bencana Kekeringan.

Selain mempersiapkan posko siaga, BPBD juga telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

Ketujuh desa tersebut meliputi Desa Sibubut di Kecamatan Gegesik, Desa Walahar dan Desa Cupang di Kecamatan Gempol, Desa Winduhaji di Kecamatan Sedong, serta Desa Mundu Mesigit, Desa Banjarwangunan, dan Desa Pamengkang di Kecamatan Mundu.

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/kabupaten-cirebon/read/224008/waspada-krisis-air-bersih-bpbd-kabupaten-cirebon-petakan-7-desa-rawan-kekeringan


INDRAMAYU

Indramayu Waspadai Alih Fungsi Sawah untuk Pembangunan KDMP

Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai memunculkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan lahan sawah produktif di daerah sentra pangan. Di Kabupaten Indramayu, salah satu lumbung padi nasional, pemerintah pusat mulai memantau potensi alih fungsi lahan pertanian yang dapat terjadi seiring pembangunan infrastruktur koperasi tersebut. 

Isu itu mengemuka dalam kunjungan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang melakukan pemantauan lapangan terkait pengendalian alih fungsi lahan sawah beberapa waktu lalu. Pemantauan difokuskan pada pembangunan KDMP yang berpotensi memanfaatkan lahan sawah sebagai lokasi pembangunan.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan program strategis nasional, termasuk pembangunan KDMP. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan tata kelola, mitigasi risiko, serta perlindungan terhadap lahan pertanian yang menjadi aset utama daerah.

Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260629/549/1984089/indramayu-waspadai-alih-fungsi-sawah-untuk-pembangunan-kdmp


MAJALENGKA

PLTSa di Majalengka Siap Dibangun, Sampah Akan Diolah Menjadi Listrik

Kabupaten Majalengka akan mendapatkan program pembangunan  pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dari pemerintah pusat ber­sama sebelas kabupa­ten/kota di Indonesia. Program ini akan mengubah sam­­pah menjadi energi listrik melalui pengolahan modern berkelanjutan. 

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengungkapkan, program tersebut ia terima setelah menghadiri rapat  di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pembangunan PLTSa akan meng­gunakan skema ba­ngun guna serah (build-operate-tran­sfer/-BOT) selama 20 tahun de­ngan pola kerja sama business to business (B2B).

Menurut Eman, nilai investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan mesin peng­olahan sampah diperkirakan mencapai Rp 1 triliun, dengan target waktu pemba­ngunan konstruksi sekitar 1,5 tahun hingga fasilitas siap beroperasi.

Baca Selengkapnya: https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-30310302697/pltsa-di-majalengka-siap-dibangun-sampah-akan-diolah-menjadi-listrik


KUNINGAN

Kuningan Hadirkan Gerai Pangan Murah Bantu Kendalikan Inflasi

Pemerintah Kabupaten Kuningan menghadirkan gerai pangan murah di Pasar Kepuh Kuningan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat pengendalian inflasi di tingkat daerah.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar mengatakan gerai yang diberi nama Kunci Bunda tersebut dibentuk melalui kerja sama dengan Perum Bulog Cabang Cirebon untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Ia mengatakan pemerintah daerah perlu menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga, ketersediaan stok, dan kelancaran distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Menurut Dian, keberadaan gerai tersebut tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan pedagang di pasar tradisional, melainkan menjadi instrumen penyeimbang harga sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan sehat.

Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/berita/697549/kuningan-hadirkan-gerai-pangan-murah-bantu-kendalikan-inflasi


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login