DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 15 JUNI 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 15 JUNI 2026

NASIONAL

• Risiko Investasi Indonesia Naik, Investor Perlu Lebih Selektif

Risiko investasi Indonesia menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun ini. Hal tersebut tercermin dari level credit default swap (CDS) tenor lima tahun Indonesia yang mencapai 93,25 basis poin.

Angka itu meningkat 35,35 persen secara year to date hingga 13 Juni 2026. Kenaikan CDS menjadi indikator persepsi risiko terhadap aset Indonesia mulai meningkat di mata investor global.

Meski demikian, para ekonom menilai kondisi tersebut belum mencerminkan situasi krisis. Kenaikan risiko itu lebih tepat dibaca sebagai sinyal agar investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/06/15/062700226/risiko-investasi-indonesia-naik-investor-perlu-lebih-selektif


KOTA CIREBON

• Luncurkan Mol Pangling, Pemkot Cirebon Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan

Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Mobil Pangan Keliling (Mol Pangling) yang diresmikan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, di Kios Waduli.

Peluncuran Mol Pangling menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Cirebon untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan bahwa kehadiran Mol Pangling merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mempertahankan capaian pengendalian inflasi yang telah diraih Kota Cirebon.

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/amp/222667/luncurkan-mol-pangling-pemkot-cirebon-perkuat-upaya-pengendalian-inflasi-dan-stabilitas-harga-pangan


KABUPATEN CIREBON

• 1.106 Warga Purwawinangun Terima Bantuan Pangan

Sebanyak 1.106 warga Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon menerima bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional berupa beras dan minyak goreng. 

Bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat Desa Purwawinangun terdiri dari beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter untuk setiap penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jumlah penerima bantuan yang mencapai 1.106 orang menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Oleh karena itu, proses pendistribusian memerlukan pengawasan agar bantuan dapat diterima oleh pihak yang benar-benar berhak sesuai dengan data yang telah ditetapkan.

Baca Selengkapnya: https://humas.polri.go.id/news/detail/2421492-1106-warga-purwawinangun-terima-bantuan-pangan-polisi-turut-awasi-penyalurannya


INDRAMAYU

• Dampingi Panen Padi di Sumuradem, Babinsa Pastikan Hasil Tani Terukur untuk Kesejahteraan Petani

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan memastikan kesejahteraan petani di wilayah binaannya, Babinsa Desa Sumuradem, Koramil 1614/Anjatan, Serda Atep, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa monitoring proses penimbangan hasil panen padi.

Serda Atep hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya proses penimbangan gabah kering panen (GKP). Kehadiran Babinsa ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan transparansi bagi petani dalam menentukan hasil panen mereka.

Dengan pendampingan yang intensif, TNI berupaya memastikan bahwa upaya peningkatan produktivitas pertanian benar-benar berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat tani.

Baca Selengkapnya: https://kabarindramayu.pikiran-rakyat.com/indramayu/amp/pr-33310270099/dampingi-panen-padi-di-sumuradem-babinsa-pastikan-hasil-tani-terukur-untuk-kesejahteraan-petani


MAJALENGKA

• Sawah di Majalengka Terancam Kekeringan, Petani Andalkan Pompa Air untuk Selamatkan Tanaman

Ratusan hektare areal sawah di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, terancam kekeringan akibat minimnya hujan. Aliran air irigasi menyusut, tidak bisa masuk ke areal sawah. Sebagian petani pun mulai memanfaatkan pompa air. Sementara yang tidak memiliki pompa, hanya mengadu nasib dengan keadaan. 

Areal sawah yang terancam kekeringan karena jauh dari sumber air, di antaranya berada di sebagian wilayah Desa Tegalaren, Desa Beusi, Desa Kodasari, Desa Leuweunghapit, Desa Majasari, Desa Sukawera, Desa Buntu, dan Desa Kedungsari, yang usia tanamannya rata-rata baru 1,5 bulan. 

Sejumlah petani di wilayah tersebut berusaha memanfaatkan pompa air dengan menarik air menggunakan pipa plastik beratus-ratus meter serta pompa pantek. Hal itu dilakukan karena sawah jauh dari sumber air irigasi atau Saluran Induk (SI) Sindupraja.

Baca Selengkapnya: https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-30310271198/sawah-di-majalengka-terancam-kekeringan-petani-andalkan-pompa-air-untuk-selamatkan-tanaman


KUNINGAN

• Kabupaten Kuningan Percepat Pelatihan Vokasi Guna Tekan Pengangguran

Pemerintah Kabupaten Kuningan mempercepat program pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran di daerah tersebut.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di Kuningan, Sabtu, mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui sinergisitas dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung.

Menurut dia, penguatan pelatihan vokasi menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/695919/kabupaten-kuningan-percepat-pelatihan-vokasi-guna-tekan-pengangguran


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login