DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 21 MEI 2026
NASIONAL
• Pariwisata Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Kinerja ekonomi nasional awal tahun 2026 menunjukkan sinyal positif. Pertumbuhan ekonomi Triwulan I-2026 mencapai 5,61 persen (year on year), mencerminkan fondasi perekonomian yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global.
Di antara sektor-sektor strategis, pariwisata menjadi salah satu motor penting dalam mendukung perolehan devisa dan memperkuat struktur ekonomi nasional.
Sepanjang 2025, sektor pariwisata bergerak sangat dinamis dengan 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Pada awal 2026, geliat positif ini berlanjut dengan 3,44 juta kunjungan wisman dan 319 juta perjalanan wisnus.
Tingginya mobilitas ini menunjukkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi Indonesia semakin kuat. Pariwisata kembali memainkan peran besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Selengkapnya: https://travel.kompas.com/read/2026/05/21/073539927/pariwisata-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-laris-manis-pada
KOTA CIREBON
• Bea Cukai Cirebon Dorong Daya Saing Industri Melalui Fasilitas Fiskal
Pertumbuhan kawasan berikat di wilayah kerja Bea Cukai Cirebon terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator masih tingginya minat investor terhadap sektor industri di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Koen Rachmanto, mengatakan jumlah kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning mengalami kenaikan cukup sejak tahun 2022. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan kawasan Cirebon masih menjadi lokasi strategis bagi industri.
Ia menjelaskan, investor masih memandang Cirebon sebagai wilayah yang menjanjikan bagi industri yang bersifat padat karya. Faktor tersebut juga mendorong sejumlah perusahaan memindahkan operasional usahanya dari daerah lain ke wilayah Jawa Barat, khususnya Cirebon.
Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/regional/2428930/bea-cukai-cirebon-dorong-daya-saing-industri-melalui-fasilitas-fiskal#google_vignette
KABUPATEN CIREBON
• Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Digital Di Kecamatan
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bagi Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial (Ekbangsos) kecamatan se-Kabupaten Cirebon.
Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto mengatakan, kecamatan memiliki posisi strategis dalam menghimpun, memverifikasi, dan menyampaikan data pembangunan dari desa dan kelurahan.
Karena itu, para Kasi Ekbangsos di kecamatan diharapkan menjadi ujung tombak dalam mendukung penyelenggaraan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Cirebon.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkab.go.id/diskominfo-kabupaten-cirebon-perkuat-tata-kelola-data-digital-di-kecamatan/
INDRAMAYU
• Potensi Pertanian dan Perikanan Indramayu Dinilai Mampu Didorong Melalui KDKMP
Potensi pertanian dan perikanan Kabupaten Indramayu dinilai mampu dikembangkan melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Pengembangan tersebut diharapkan membantu memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat nantinya.
Plt. Kabid Koperasi dan UMK Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Indramayu, Iskandar Zulkarnaen, SE, mengatakan Indramayu memiliki potensi ekonomi cukup besar. Menurutnya, sektor pertanian, perkebunan hingga perikanan menjadi kekuatan utama mendukung pengembangan koperasi desa berbagai wilayah setempat.
Iskandar mengatakan wilayah pesisir Indramayu memiliki potensi perikanan tangkap serta tambak mendukung penguatan ekonomi masyarakat pedesaan. Selain itu, komoditas mangga dan jagung juga dinilai memiliki peluang besar dikembangkan melalui sistem koperasi desa nantinya.
Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/asta-cita/2427048/potensi-pertanian-dan-perikanan-indramayu-dinilai-mampu-didorong-melalui-kdkmp
MAJALENGKA
• Dana KBD Tebu di Majalengka Tembus Rp6 Miliar, Perputaran Ekonomi Diproyeksi Sentuh Rp420 Miliar
Selain memperkuat sektor produksi gula, proyek tersebut mulai memunculkan dampak ekonomi langsung di tingkat lokal. Aktivitas pembangunan kawasan ikut menggerakkan ekonomi desa melalui pengolahan lahan, distribusi sarana produksi pertanian, penyerapan tenaga kerja, hingga aktivitas jasa penunjang lainnya.
Kepala Cabang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Ockie Castrena Yuliawan mengatakan dukungan pembiayaan terhadap program KBD menjadi bagian dari komitmen sektor perbankan dalam memperkuat sektor riil berbasis pertanian produktif.
Ia menilai sektor perkebunan tebu memiliki prospek ekonomi jangka panjang karena tidak hanya menghasilkan komoditas pangan strategis, tetapi juga mampu menciptakan rantai ekonomi yang melibatkan banyak pihak.
Di sisi lain, pemerintah terus mendorong transformasi sektor gula nasional melalui berbagai program seperti bongkar ratoon, perluasan areal tanam, penguatan benih unggul, revitalisasi pabrik gula, hingga pengembangan kawasan tebu berbasis kemitraan.
Baca Selengkapnya: https://jabarekspres.com/berita/2026/05/20/dana-kbd-tebu-di-majalengka-tembus-rp6-miliar-perputaran-ekonomi-diproyeksi-sentuh-rp420-miliar/2/
KUNINGAN
• PDAU Kuningan Perluas Kemitraan Perkuat Ekonomi Daerah
Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan memperluas kemitraan strategis dengan sektor swasta guna memperkuat pengembangan usaha, pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar mengatakan badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Toyamilindo dan PT Polaris Multiservis Paramita (PMP).
Kerja sama tersebut, kata dia, diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi baru untuk mendorong potensi ekonomi dan pariwisata daerah agar lebih berkembang.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/693576/pdau-kuningan-perluas-kemitraan-perkuat-ekonomi-daerah