DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - RABU, 20 MEI 2026
NASIONAL
• Penerimaan Pajak Tumbuh 16 Persen, Menkeu Klaim Ekonomi RI Masih Kuat
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penerimaan pajak mencapai Rp 646,3 triliun hingga 30 April 2026. Angka tersebut tumbuh 16,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 556,9 triliun.
Purbaya mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak menunjukkan aktivitas ekonomi nasional masih terjaga di tengah tekanan global dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Secara perinci, penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan dan deposit PPh badan tercatat sebesar Rp 135,2 triliun atau tumbuh 5,1 persen. Sementara itu, penerimaan PPh orang pribadi dan PPh Pasal 21 melonjak 25,1 persen menjadi Rp 101,1 triliun.
Purbaya menilai kenaikan setoran PPN menunjukkan aktivitas konsumsi dan belanja masyarakat masih tinggi.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/05/20/084844826/penerimaan-pajak-tumbuh-16-persen-menkeu-klaim-ekonomi-ri-masih-kuat
KOTA CIREBON
• Pemkot Cirebon Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Transaksi Daerah
Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat langkah pengendalian inflasi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi daerah. Hal ini diwujudkan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD Kota Cirebon yang digelar di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Selasa (19/5/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Kota Cirebon pada April 2026 tercatat deflasi sebesar 0,06 persen (mtm), dengan inflasi tahunan 2,75 persen dan inflasi tahun kalender 0,97 persen. Capaian ini menunjukkan kondisi inflasi yang relatif terkendali dan masih berada dalam rentang sasaran nasional.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah, operasi pasar bersubsidi, pemantauan harga dan stok bahan pokok, hingga penguatan UMKM melalui Mall UKM. Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam pengendalian inflasi yang merupakan indikator makro.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkota.go.id/berita/pemkot-cirebon-perkuat-sinergi-pengendalian-inflasi-dan-digitalisasi-transaksi-daerah
KABUPATEN CIREBON
• Pemkab Cirebon Prioritaskan Warga Miskin Kerja ke Jepang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus berupaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon dengan memprioritaskan warga kurang mampu yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk mengikuti program pelatihan bahasa dan budaya untuk kemudian bekerja di Jepang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala mengatakan program pengiriman tenaga kerja ke Jepang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Cirebon.
Menurut Hendra, berdasarkan data, angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Cirebon masih berada di kisaran 10 persen, sehingga pemerintah daerah terus membuka akses lapangan kerja bagi masyarakat usia produktif.
Baca Selengkapnya: https://suaracirebon.com/2026/05/19/pemkab-cirebon-prioritaskan-warga-miskin-kerja-ke-jepang/
INDRAMAYU
• Pemkab Indramayu: Program PM-AAS Percepat Modernisasi Pertanian
Pemerintah Kabupaten Indramayu menyebutkan Program Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS) dapat membantu mempercepat modernisasi sektor tersebut sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengatakan Program PM-AAS menjadi langkah strategis untuk menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Ia menuturkan Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar di sektor pertanian, karena ditunjang luas lahan sawah yang mencapai hampir 125 ribu hektare.
Kondisi tersebut membuat Indramayu tetap menjadi salah satu lumbung padi nasional yang memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan pangan.
Ia mengatakan pertanian telah menjadi budaya sekaligus bagian dari kehidupan masyarakat Indramayu, sehingga modernisasi sektor tersebut perlu terus diperkuat.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/693044/pemkab-indramayu-program-pm-aas-percepat-modernisasi-pertanian
MAJALENGKA
• Disperdagin Majalengka Gelar Operasi Pasar Beras Murah
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Majalengka bekerja sama dengan Bulog Subdrive Cirebon terus menggencarkan operasi pasar beras murah di sejumlah pasar milik pemerintah daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan mengantisipasi inflasi dan membantu masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar di empat titik strategis, yakni Pasar Kadipaten, Pasar Cigasong, Pasar Talaga, dan Pasar Prapatan Sumberjaya.
Dalam pelaksanaannya, Disperdagin menyediakan sebanyak 10 ton beras medium di setiap titik pasar. Beras dijual dengan harga Rp11.600 per kilogram atau lebih murah Rp 900 dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka melalui Kepala Bidang Pasar, Taufikurrohman, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Baca Selengkapnya: https://siaran-berita.com/disperdagin-majalengka-gelar-operasi-pasar-beras-murah/
KUNINGAN
• Pabrik Sepatu Masuk Jalaksana, Tokoh Pemuda Kuningan: Investasi Butuh Pengawalan, Bukan Kegaduhan
Rencana ekspansi industri berupa pembangunan pabrik sepatu di wilayah Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, memicu dinamika opini. Sebagian masyarakat menyambut dengan optimisme tinggi karena dinilai mampu membuka ribuan lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar. Namun sebagian lagi mengingatkan pentingnya aspek transparansi.
Tokoh Pemuda Kuningan, Dadan Satyavadin menyebutkan, masuknya investor besar ke daerah ini merupakan momentum emas yang harus dikawal bersama secara sehat.
Dengan adanya peluang kerja yang memadai di tanah kelahiran, para pemuda lokal memiliki pilihan yang lebih baik untuk membangun masa depannya di daerah sendiri sehingga tidak perlu lagi bergantung pada sektor informal yang tidak pasti atau terpaksa merantau ke luar kota guna mencari nafkah.
Baca Selengkapnya: https://kabarkuningan.pikiran-rakyat.com/ekonomi-bisnis/amp/pr-41310217040/pabrik-sepatu-masuk-jalaksana-tokoh-pemuda-kuningan-investasi-butuh-pengawalan-bukan-kegaduhan