DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - RABU, 6 MEI 2026
NASIONAL
• Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Pemerintah Klaim Kalahkan Amerika dan China
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan kondisi perekonomian nasional yang menunjukkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto.
Airlangga menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka 5,61 persen, yang merupakan salah satu tertinggi di antara negara-negara G20, bahkan di atas Amerika Serikat.
Airlangga menjelaskan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang sama-sama menunjukkan peningkatan signifikan, serta kinerja ekspor dan impor yang tetap positif.
Baca Selengkapnya: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/07171621/ekonomi-ri-tumbuh-561-persen-pemerintah-klaim-kalahkan-amerika-dan-china
KOTA CIREBON
• Polisi Kawal Sosialisasi Perlindungan Data Pribadi, Warga Diedukasi Hadapi Era Digital
Edukasi masyarakat terkait pentingnya perlindungan data pribadi menjadi perhatian dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa (05/05/2026) pukul 10.30 WIB di Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebocoran data di era digital yang semakin berkembang pesat.
Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H. menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga mampu menerapkan perlindungan data pribadi dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Selengkapnya: https://humas.polri.go.id/news/detail/2376670-polisi-kawal-sosialisasi-perlindungan-data-pribadi-warga-diedukasi-hadapi-era-digital
KABUPATEN CIREBON
• Angka Pengangguran di Kabupaten Cirebon Turun
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, mengatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Cirebon menunjukkan tren positif, mengalami penurunan. Ia menyampaikan, penurunan angka pengangguran ini menempatkan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka sebagai daerah di Wilayah III Cirebon dengan tren yang positif.
Penurunan angka tersebut menjadi indikator serapan tenaga kerja di Kabupaten Cirebon cukup baik. Disnaker mencatat jumlah pencari kerja berada di kisaran 26.000 orang, dan sebanyak 12.000 di antaranya terserap di sektor manufaktur pada 2025.
Data tersebut berdasarkan Wajib Lapor Lowongan dan Wajib Lapor Penempatan dari perusahaan. Artinya, dari sisi ketenagakerjaan yang merupakan middle di dalam hilirisasi industri, meskipun belum menjadi barometer, tapi serapan ini menjadi salah satu indikator bahwa investasi di Kabupaten Cirebon bergerak.
Baca Selengkapnya: https://suaracirebon.com/2026/05/05/angka-pengangguran-di-kabupaten-cirebon-turun/
INDRAMAYU
• Dukung Zona Industri, Kecamatan Sukra Indramayu Pastikan Tetap Prioritaskan Kawasan Pertanian
Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, tampaknya tengah bersiap-siap untuk menyambut babak baru, karena akan dikembangkan sebagai kawasan industri.
Namun, Pemerintah Kecamatan Sukra berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan kawasan industri, dan tetap memprioritaskan kelestarian lahan pertanian untuk menopang ketahanan pangan.
Camat Sukra, Sigit Widiyanto, mengatakan, langkah besar itu untuk memastikan kemajuan ekonomi melalui industrialisasi harus berjalan beriringan dengan kelestarian lahan pertanian.
Pihaknya pun optimistis kehadiran kawasan industri akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Kecamatan Sukra dan sekitarnya.
Baca Selengkapnya: https://cirebon.tribunnews.com/indramayu/182182/dukung-zona-industri-kecamatan-sukra-indramayu-pastikan-tetap-prioritaskan-kawasan-pertanian
MAJALENGKA
• Pemkab Majalengka Kaji Ulang Lahan Sawah, Jaga Keseimbangan Pangan dan Investasi??
Pemerintah Kabupaten Majalengka tengah mengkaji ulang luasan lahan pertanian sebagai langkah menjaga keseimbangan antara ketahanan pangan dan kebutuhan investasi daerah. ??
Menurut Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan saat ini luas lahan baku sawah di Majalengka tercatat sekitar 50.442 hektare. Namun angka tersebut dinilai masih perlu disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan, terutama terhadap sejumlah kawasan yang telah beralih fungsi atau memiliki status khusus.
Dengan penyesuaian tersebut, Pemkab Majalengka mengacu pada kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang sebelumnya telah ditetapkan sekitar 37 ribu hektare. Angka ini dinilai masih mampu menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus memberi ruang bagi pengembangan investasi.
Baca Selengkapnya: https://www.tintahijau.com/pemerintahan/pemkab-majalengka-kaji-ulang-lahan-sawah-jaga-keseimbangan-pangan-dan-investasi/
KUNINGAN
• Perkuat Ekonomi, 300 UMKM Kuningan Jalani Pelatihan Keamanan Pangan
Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuningan mengikuti pelatihan dan fasilitasi Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) Tahun 2026.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas produk lokal sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Kuningan.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menekankan bahwa SPP-IRT memiliki peran krusial bagi keberlangsungan UMKM. Menurutnya, sertifikat tersebut merupakan instrumen penting untuk membangun kepercayaan konsumen dan membuka pintu akses pasar yang lebih luas.
Baca Selengkapnya: https://www.detik.com/jabar/cirebon-raya/d-8475317/perkuat-ekonomi-300-umkm-kuningan-jalani-pelatihan-keamanan-pangan/amp