DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 27 APRIL 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 27 APRIL 2026 

NASIONAL

• Skema Baru Piutang Negara, Aset Sitaan Bisa Dikelola Tanpa Izin

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi membuka ruang pemanfaatan aset milik debitur oleh negara tanpa perlu persetujuan dari yang berutang. 

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2026 yang mengatur perubahan skema pengurusan piutang negara.

Skema ini membuat aset sitaan tidak lagi harus menunggu proses lelang atau penyelesaian hukum yang panjang sebelum dimanfaatkan. 

Hasil pemanfaatan aset tersebut dapat digunakan untuk mengurangi kewajiban utang debitur kepada negara. Aset yang sebelumnya tidak produktif kini dapat langsung memberi kontribusi.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/04/27/074300026/skema-baru-piutang-negara-aset-sitaan-bisa-dikelola-tanpa-izin


KOTA CIREBON

• Perkuat Cadangan Pangan, Bulog Cirebon Serap 159 Ribu Ton Gabah Petani hingga Akhir April

Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon mencatatkan realisasi penyerapan gabah petani yang signifikan mencapai 159.047 ton hingga 25 April 2026.

Penyerapan tersebut dilakukan di wilayah kerja Cirebon, Majalengka, dan Kuningan guna memperkuat cadangan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.

Pemimpin Cabang Bulog Cirebon, Imam Mahdi, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyerap hasil panen secara langsung dari petani dengan harga yang kompetitif, yakni Rp6.500 per kilogram.

Baca Selengkapnya: https://www.bekasiterkini.net/bisnis/amp/2352589926/perkuat-cadangan-pangan-bulog-cirebon-serap-159-ribu-ton-gabah-petani-hingga-akhir-april


KABUPATEN CIREBON

• Pemkab Cirebon Kebut Realisasi Kampung Nelayan Merah Putih di Lima Desa Pesisir

Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) mempercepat pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Pengolahan, dan Pengawasan DKPP Kabupaten Cirebon, Teguh Budiman menyebutkan, sebanyak lima desa di wilayah pantai diusulkan menjadi lokasi pengembangan program. Desa tersebut adalah Citemu, Mundu Pesisir, Waruduwur, Mertasinga, dan Desa Ambulu.

Menurutnya, program KNMP dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pembangunan fasilitas pendukung. Seperti, tempat penyimpanan ikan berpendingin (cold storage) dan fasilitas pendaratan hasil tangkapan (landing base) yang berfungsi sebagai titik awal distribusi.

Baca Selengkapnya: https://www.inilahkoran.id/pemkab-cirebon-kebut-realisasi-kampung-nelayan-merah-putih-di-lima-desa-pesisir


INDRAMAYU

• Ketahanan Pangan Nasional, Indramayu Targetkan 700 Hektar Kedelai

Program ketahanan pangan ini dirancang sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian pangan nasional, khususnya komoditas kedelai yang selama ini masih bergantung pada impor.

Rincian programnya dilakukan pada luas tahap awal 210 hektar, target pengembangan 700 hektar, masa panen ± 3 bulan per siklus, dan potensi peningkatan hasil 3–4 kali lipat. 

Dengan siklus tanam yang cepat, petani berpotensi melakukan hingga tiga kali panen dalam setahun.

Baca Selengkapnya: https://indramayunews.id/2026/04/26/ketahanan-pangan-nasional-indramayu-targetkan-700-hektar-kedelai/


MAJALENGKA

• Pemkab Majalengka Prioritaskan Akses Jalan untuk Sekolah Rakyat

Pemerintah Kabupaten Majalengka memprioritaskan pembangunan akses jalan menuju lokasi pendirian gedung Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas sekitar tujuh hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

Ia menyebutkan, saat ini kendala utama yang dihadapi adalah akses menuju lokasi masih terbatas, karena hanya bisa dilalui kendaraan kecil.

Untuk itu, pemerintah daerah mulai mengalokasikan dana guna membuka dan memperlebar akses jalan menuju kawasan sekolah.

Baca Selengkapnya: https://koran-jakarta.com/2026-04-26/pemkab-majalengka-prioritaskan-akses-jalan-untuk-sekolah-rakyat/amp


KUNINGAN

• Empat Varietas Tembakau Kuningan Kantongi Sertifikat Negara, Daya Saing Petani Menguat

Kabupaten Kuningan kembali mencatat kemajuan di sektor pertanian setelah empat varietas tembakau lokal resmi diakui secara nasional melalui sertifikasi negara. Pengakuan itu dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing petani sekaligus melindungi kekayaan genetik lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dua varietas terbaru, Liong dan Genjah Lilin, baru saja memperoleh Tanda Daftar Varietas Tanaman (TDVT) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sertifikasi tersebut melengkapi dua varietas sebelumnya, Molegede dan Paliken, yang lebih dahulu terdaftar pada 2024.

Dengan tambahan dua varietas baru itu, kini total empat varietas tembakau lokal Kuningan telah memiliki pengakuan resmi negara.

Baca Selengkapnya: https://kabarcirebon.pikiran-rakyat.com/ciayumajakuning/amp/pr-29310167958/empat-varietas-tembakau-kuningan-kantongi-sertifikat-negara-daya-saing-petani-menguat


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login