DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 23 APRIL 2026
NASIONAL
• BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat Jadi 3 Persen
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi global Tahun 2026 melambat menjadi 3% dari yang sebelumnya diprediksi 3,1%.
Menurut Perry, situasi tersebut dikarenakan konflik di Tiimur Tengah yang semakin memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi dunia.
Perry mengatakan, inflasi global juga diperkirakan lebih tinggi menjadi 4,2% dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,1%. Situasi tersebut, lanjut Perry, semakin mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter global.
Baca Selengkapnya: https://www.kompas.tv/amp/nasional/664697/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat-jadi-3-persen
KOTA CIREBON
• Polemik Jembatan Kali Sukalila, Wali Kota Minta Maaf dan PT KAI Ungkap Alasan Teknis Pembongkaran
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di DPRD Kota Cirebon, Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan bahwa keputusan pembongkaran tidak diambil secara terburu-buru, melainkan melalui proses yang mempertimbangkan aspek teknis dan tahapan yang telah dilalui sebelumnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran berbagai pihak yang turut memberikan masukan, termasuk komunitas budaya dan instansi teknis. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.
Baca Selengkapnya: https://cirebonkota.go.id/berita/polemik-jembatan-kali-sukalila-wali-kota-minta-maaf-dan-pt-kai-ungkap-alasan-teknis-pembongkaran
KABUPATEN CIREBON
• Sentra Terbatas, Produksi Bawang Merah Cirebon Mulai Kehilangan Tenaga
Produksi bawang merah di Kabupaten Cirebon pada 2025 tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Data sektor pertanian menunjukkan total produksi mencapai 30.665 ton pada 2025, turun dari 32.094 ton pada 2024.
Penurunan ini terjadi di tengah pola produksi yang masih terpusat di sejumlah kecamatan utama seperti Pabedilan dan Losari.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya mengatakan penurunan produksi dipengaruhi kombinasi faktor teknis budidaya dan kondisi eksternal.
Baca Selengkapnya: https://bandung.bisnis.com/read/20260422/550/1968441/sentra-terbatas-produksi-bawang-merah-cirebon-mulai-kehilangan-tenaga#goog_rewarded
INDRAMAYU
• Sambut Zona Industri, Kecamatan Sukra Tetap Prioritaskan Kawasan Pertanian
Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, bersiap menyambut babak baru sebagai kawasan industri. Langkah besar ini diambil dengan komitmen kuat bahwa kemajuan ekonomi melalui industrialisasi harus berjalan beriringan dengan kelestarian lahan pertanian.
Pihak Kecamatan Sukra menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan ini. Camat Sukra, Sigit Widiyanto, optimistis bahwa kehadiran kawasan industri akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Dengan pengawasan ketat dan perencanaan yang matang, Sukra kini menatap masa depan sebagai kawasan strategis yang mampu menyeimbangkan ambisi ekonomi dan tanggung jawab ekologi.
Baca Selengkapnya: https://sinarpaginews.com/sambut-zona-industri-kecamatan-sukra-tetap-prioritaskan-kawasan-pertanian/
MAJALENGKA
• Bupati Majalengka Siapkan Strategi Hadapi Batas Belanja Pegawai 2027
Pemerintah daerah kini dihadapkan pada tantangan besar implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengungkapkan bahwa kondisi saat ini justru menunjukkan angka belanja pegawai telah melampaui ambang batas, yakni berada di kisaran 38 hingga 38,5 persen. Jika dihitung secara nominal, kelebihan tersebut mencapai sekitar Rp90 miliar.
Pemkab Majalengka memilih jalur strategis dengan mengusulkan relaksasi kepada pemerintah pusat. Ia menegaskan, karena aturan tersebut berbentuk undang-undang, maka diperlukan kebijakan tingkat nasional untuk memberikan ruang penyesuaian bagi daerah.
Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/ekonomi/keuangan/2354671/bupati-majalengka-siapkan-strategi-hadapi-batas-belanja-pegawai-2027
KUNINGAN
• Bupati Kuningan Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas
Dalam upaya meningkatkan peran strategis perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah. Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) secara resmi meluncurkan kegiatan “Teras Kartini (Temu Rasa dan Karya Wanita Inspiratif)”.
Ini menjadi platform kolaboratif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif perempuan. Tujuannya adalah memfasilitasi pertukaran gagasan, penguatan jejaring usaha, serta penciptaan karya inovatif yang memiliki daya saing tinggi.
Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan komitmen Pemda Kuningan dalam mendukung penuh pengembangan UMKM perempuan. Ia menekankan bahwa Teras Kartini harus dioptimalkan bukan sekadar sebagai ruang pamer, melainkan sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif yang interaktif.
Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/ekonomi/umkm/2354812/bupati-kuningan-dorong-umkm-perempuan-naik-kelas