DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 20 APRIL 2026
NASIONAL
Usai Lawatan Purbaya ke AS, Bank Dunia Minta Maaf, S&P Nilai Ekonomi RI Tetap Stabil
Sejumlah lembaga keuangan global mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap prospek ekonomi Indonesia, setelah sebelumnya sempat melontarkan pandangan yang lebih hati-hati. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, perubahan tersebut terlihat dalam rangkaian pertemuannya dengan sejumlah lembaga internasional seperti World Bank atau Bank Dunia, IMF, dan S&P Global Ratings di Washington D.C., Amerika Serikat.
Perubahan sikap paling mencolok datang dari Bank Dunia, yang sebelumnya menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Purbaya bahkan mengungkapkan bahwa pihak yang menyusun proyeksi tersebut menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Ia menegaskan tidak meminta revisi proyeksi dalam waktu dekat, namun optimistis kinerja ekonomi Indonesia ke depan akan membuktikan penilaian tersebut keliru. Menurut Purbaya, fundamental ekonomi domestik tetap kuat dan mampu meredam gejolak global.
Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/04/20/063127726/usai-lawatan-purbaya-ke-as-bank-dunia-minta-maaf-sp-nilai-ekonomi-ri-tetap
KOTA CIREBON
OJK Cirebon: Program Desa EKI di Kawasan Situ Cipanten Telah Masuk Tahap Inkubasi
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyebutkan program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) di kawasan wisata Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka, telah memasuki tahap inkubasi yang ditetapkan pada April 2026.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Cirebon, Agus Muntholib saat dikonfirmasi mengatakan tahap tersebut merupakan kelanjutan dari fase pra-inkubasi yang dilaksanakan pada 2025.
Ia menjelaskan pada tahap inkubasi, OJK bersama para pemangku kepentingan mendorong peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap produk dan layanan keuangan formal.
Agus menilai kawasan Situ Cipanten memiliki potensi strategis, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata. Ia menekankan penguatan program Desa EKI menjadi langkah strategis, dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Situ Cipanten.
Baca Selengkapnya: https://megapolitan.antaranews.com/berita/524716/ojk-cirebon-program-desa-eki-di-kawasan-situ-cipanten-telah-masuk-tahap-inkubasi#:~:text=OJK%20Cirebon%20Program%20Desa%20EKI,tahap%20inkubasi%20%2D%20ANTARA%20News%20Megapolitan
KABUPATEN CIREBON
Taman 1.000 Mangrove di Cirebon, Harta Karun Ekologi Tak Ternilai
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri memimpin langsung gerakan penanaman 1.000 bibit mangrove di Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus mendorong upaya penyelamatan ekosistem pesisir.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program percepatan rehabilitasi hutan mangrove nasional seluas 600.000 hektar yang ditargetkan pemerintah hingga tahun 2026. Dalam kesempatan itu, Rokhmin menegaskan bahwa mangrove memiliki peran vital bagi keberlangsungan hidup manusia, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi.
Rokhmin juga mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon agar menjadikan program penanaman mangrove sebagai agenda prioritas. Hal ini mengingat kondisi pesisir pantai utara yang saat ini dinilai cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius.
Baca Selengkapnya: https://www.gesuri.id/serba-serbi/taman-1-000-mangrove-di-cirebon-rokhmin-dahuri-mangrove-harta-karun-ekologi-tak-ternilai-b2pSbZbeVH
INDRAMAYU
Pastikan Tata Ruang Tepat, Menteri Nusron Tinjau Kawasan Industri di Indramayu
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau lokasi permohonan penggunaan lahan sawah yang direncanakan untuk kawasan industri di Kabupaten Indramayu.
Menteri Nusron menjelaskan, lahan yang ia tinjau tersebut akan digunakan untuk menopang program hilirisasi industri. Namun demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip keseimbangan antara pembangunan industri dan perlindungan lahan pertanian produktif.
Terkait rencana ini, Menteri Nusron menegaskan bahwa pengawasan terhadap alih fungsi lahan sawah menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini penting untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian sebagai penopang utama program ketahanan pangan nasional.
Baca Selengkapnya: https://siaran-berita.com/pastikan-tata-ruang-tepat-menteri-nusron-tinjau-kawasan-industri-di-indramayu/?utm_source=chatgpt.com
KUNINGAN
Pemkab Kuningan Tingkatkan Produksi Kopi di Lahan 1.000 Mdpl
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah memaparkan perkembangan produksi kopi dalam kegiatan Panen Kopi Bersama di Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan pada Hari Minggu, 19 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sektor kopi sebagai komoditas unggulan daerah.
Ia menyebut produksi kopi di Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan adanya perkembangan positif dalam sektor pertanian berbasis kopi.
Wahyu merinci, produksi kopi robusta mencapai 1.173 ton dari lahan sekitar 1.500 hektare. Sementara kopi arabika menghasilkan sekitar 63 ton dari luas lahan 236 hektare.
Menurutnya, strategi pengembangan ke depan difokuskan pada intensifikasi dan ekstensifikasi. Kedua langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas area tanam.
Baca Selengkapnya: https://rri.co.id/cirebon/info-pemda/2345385/pemkab-kuningan-tingkatkan-produksi-kopi-di-lahan-1000-mdpl?utm_source=chatgpt.com