DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - JUM’AT, 17 APRIL 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - JUM’AT, 17 APRIL 2026

NASIONAL

• BI Ungkap 3 Resep Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tiga resep utama yang menjadi penopang ketahanan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono mengatakan, ketiga faktor tersebut yakni kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi, dan penguatan kemitraan internasional. 

Anton menyebut, Perry mengungkapkan tiga faktor utama tersebut diimplementasikan dalam tiga hal. Pertama, konsistensi dan sinergi kebijakan moneter, fiskal, serta stabilitas sistem keuangan.

Baca Selengkapnya: https://money.kompas.com/read/2026/04/17/084500626/bos-bi-ungkap-3-resep-ketahanan-ekonomi-indonesia-di-tengah-gejolak-global


KOTA CIREBON

• Sinergi OJK dan Pemda Diperkuat, UMKM Jadi Kunci Dorong Ekonomi Cirebon

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menegaskan strategi penguatan sinergi lintas sektor sebagai langkah konkret menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. 

Upaya ini dinilai semakin krusial di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, terutama dalam memastikan sektor keuangan tetap sehat, inklusif, dan mampu menjangkau masyarakat luas.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyampaikan bahwa kolaborasi antara regulator, Pemerintah Daerah, dan industri jasa keuangan harus terus diperkuat agar mampu merespons perubahan ekonomi secara cepat dan tepat.

Baca Selengkapnya: https://kabarcirebon.pikiran-rakyat.com/ekbis/amp/pr-29310144535/sinergi-ojk-dan-pemda-diperkuat-umkm-jadi-kunci-dorong-ekonomi-cirebon


INDRAMAYU

• Upaya Pengembangan Industri Perikanan Terpadu di Indramayu

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono mendorong pengembangan industri perikanan terpadu di Kabupaten Indramayu, melalui berbagai model kolaborasi yang melibatkan koperasi budi daya dan koperasi nelayan.

Dalam kunjungannya ke Indramayu, Kamis (16/4/2026), Ferry menyampaikan pengembangan tersebut juga akan disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih serta berbagai inisiatif lain yang telah berjalan.

Ia menjelaskan, pengembangan akan dilakukan di beberapa titik, di antaranya KPL Mina Sumitra, wilayah Eretan Kandanghaur, serta sejumlah lokasi lainnya. Program ini juga merupakan bagian dari upaya lanjutan program yang sudah dijalankan Pemerintah Kabupaten Indramayu, tetapi di luar program revitalisasi tambak.

Baca Selengkapnya: https://www.detik.com/jabar/berita/d-8447135/upaya-pengembangan-industri-perikanan-terpadu-di-indramayu/amp


MAJALENGKA

• BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal UMKM Program Majalengka Mandiri untuk Warga Ciomas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Majalengka Mandiri. 

Program ini merupakan bagian dari langkah nyata BAZNAS dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menunaikan kewajiban menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada para mustahik yang berhak.

Eman Suherman menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini diharapkan menjadi stimulus bagi para pelaku usaha kecil agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi saat ini.

Baca Selengkapnya: https://kabmajalengka.baznas.go.id/berita/news-show/baznas-majalengka-salurkan-bantuan-modal-umkm-program-majalengka-mandiri-untuk-warga-ciomas/43586


KUNINGAN

• Pemkab Kuningan Gerak Cepat Tangani Hama Tikus, 15 Hektare Sawah di Desa Bakom Diamankan

Serangan tikus sawah (Rattus argentiventer) dikenal sebagai salah satu ancaman utama bagi tanaman padi. Hama ini memiliki kemampuan reproduksi tinggi, adaptif terhadap lingkungan, dan menyerang tanaman secara sistematis, sejak fase persemaian hingga menjelang panen. Dalam kondisi populasi tinggi, serangan dapat menyebabkan kehilangan padi secara signifikan bahkan puso.

Merespons kondisi tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan menggelar gerdal OPT di lahan seluas 15 hektare di wilayah Kelompok Tani Tunas Mandiri 1, Desa Bakom, Kecamatan Darma, Rabu 15 April 2026.

Kegiatan itu juga diisi dengan edukasi kepada petani mengenai karakteristik hama tikus, pola serangan, serta strategi pengendalian terpadu yang efektif dan ramah lingkungan. Petani didorong untuk melakukan pengendalian secara kolektif, mulai dari sanitasi lahan, pengemposan sarang, hingga penggunaan sarana pengendalian secara tepat.

Baca Selengkapnya: https://koran.pikiran-rakyat.com/news/amp/pr-30310142980/pemkab-kuningan-gerak-cepat-tangani-hama-tikus-15-hektare-sawah-di-desa-bakom-diamankan


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login