DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 30 MARET 2026
NASIONAL
Hari Tanpa Sampah Internasional atau International Day of Zero Waste diperingati setiap 30 Maret. Pada peringatan tahun ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti krisis limbah pangan global yang kian mengkhawatirkan.
Ia menilai, pembuangan makanan bukan hanya berdampak pada aspek sosial, tapi juga memperparah krisis lingkungan. Limbah makanan turut membahayakan iklim, merusak ekosistem, dan mengancam kesehatan manusia.
Menurut Sekretaris Jenderal, António Guterres, kondisi tersebut turut berpotensi memengaruhi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan di masa depan.
Baca Selengkapnya: https://lestari.kompas.com/read/2026/03/30/084427586/international-day-of-zero-waste-2026-ada-1-miliar-porsi-makanan-terbuang
KOTA CIREBON
Pemerintah Kota Cirebon mulai menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang turut meninjau langsung penyaluran bantuan di lapangan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus strategi pengendalian inflasi daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah harus hadir secara nyata dalam merespons gejolak harga pasar agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terjangkau, khususnya bagi kelompok rentan.
Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencapai 35.031. Penyaluran ini ditargetkan selesai dalam enam hari, mulai 26 hingga 31 Maret 2026. Setiap keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dari cadangan pangan pemerintah serta 4 liter minyak goreng.
Baca Selengkapnya: https://www.tintahijau.com/pemerintahan/pemkot-cirebon-salurkan-bantuan-pangan-untuk-35-ribu-kpm-tekan-dampak-inflasi/#google_vignette
KABUPATEN CIREBON
Di Kabupaten Cirebon, program ini menghadirkan aktivitas baru di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang melibatkan puluhan warga lokal setiap harinya.
Setiap unit SPPG melibatkan puluhan orang dengan berbagai peran, mulai dari tim persiapan, memasak, pemorsian, hingga distribusi. Menariknya, seluruh tenaga kerja direkrut dari warga sekitar.
Tak hanya membuka kesempatan kerja, aktivitas di sekitar dapur gizi juga membawa dampak bagi pelaku usaha kecil. Warung dan pemasok bahan baku ikut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi.
Baca Selengkapnya: https://www.metrotvnews.com/read/NLMC8zMG-program-mbg-buka-peluang-kerja-untuk-warga-lokal
MAJALENGKA
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunungkuning, Kecamatan Sindang, mencatatkan rekor luar biasa pada musim libur Lebaran 2026.
Data resmi Disparbud Majalengka menempatkan Situ Cipanten sebagai magnet terkuat bagi pelancong. Keindahan air yang jernih sebening kaca serta ribuan ikan koi yang menghiasi telaga menarik minat 20.142 pengunjung untuk datang langsung ke kaki Gunung Ciremai tersebut.
Kepala Desa Gunungkuning, Rudi Yudistira Gozali, menjelaskan kehadiran ribuan ikan koi kelas premium menjadi faktor utama yang kemudian mendongkrak popularitas Situ Cipanten. Pengusaha sukses asal Bandung, Hartono Soekwanto, menghibahkan lebih dari 2.000 ekor koi kelas kontes untuk menghuni telaga yang memiliki tujuh mata air jernih tersebut.
Wisatawan kini dapat melihat langsung peranakan koi asli Jepang yang bernilai fantastis.
Baca Selengkapnya: https://fokusjabar.id/2026/03/29/pecah-rekor-situ-cipanten-majalengka-puncaki-daftar-destinasi-terpopuler-libur-lebaran-2026/
KUNINGAN
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ika Siti Rahmatika menyebutkan pembinaan UMKM di Kabupaten Kuningan perlu dilakukan secara menyeluruh guna meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha.
Ia mengatakan pembinaan UMKM tidak cukup dilakukan secara parsial, melainkan harus mencakup berbagai aspek pengembangan usaha.
Ia menuturkan pelatihan kewirausahaan penting, untuk meningkatkan kemampuan dasar pelaku usaha dalam mengelola bisnis.
Atas dasar tersebut, pihaknya terus menampung aspirasi dari pelaku UMKM saat kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kuningan.
Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/686714/legislator-jabar-pembinaan-umkm-di-kuningan-perlu-menyeluruh