DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - SENIN, 2 MARET 2026
NASIONAL
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (27/2/2026). Pelemahan rupiah diprediksi akan berlanjut pada pekan ini, seiring memanasnya eskalasi geopolitik di Iran.
Rupiah ditutup melemah 0,17% secara harian ke level Rp 16.787 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia, rupiah juga melemah 0,12% secara harian ke Rp 16.779 per dolar AS.
Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, serangan AS-Israel ke Iran berpotensi membuat pergerakan rupiah melemah. Serangan ini dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump tidak puas dengan pertemuan antara delegasi AS dan delegasi Iran terkait reaktor nuklir dan misil.
Baca Selengkapnya: https://amp.kontan.co.id/news/rupiah-berpeluang-melemah-pekan-ini-dipicu-meningkatnya-eskalasi-geopolitik-iran
KOTA CIREBON
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan guna mendorong pemerataan ekonomi rakyat, khususnya di wilayah Ciayumajakuning.
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Peningkatan Inklusi Keuangan untuk Pemerataan Ekonomi Rakyat (PINTAR) yang digelar di Desa Paninggaran, Kabupaten Kuningan.
FGD yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi perkembangan sekaligus memperkuat implementasi Program PINTAR di tingkat desa. Kegiatan ini juga mempererat koordinasi lintas pemangku kepentingan agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.
Baca Selengkapnya: https://ciayumajakuning.id/2026/02/28/dukung-program-pintar-ojk-cirebon-dorong-inklusi-keuangan-untuk-pemerataan-ekonomi-desa/
KABUPATEN CIREBON
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, terus mengembangkan berbagai unit usaha sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa.
Kuwu Desa Bobos, Maman Kardiman menjelaskan, BUMDes saat ini mengelola sektor pariwisata dan pertanian yang menjadi potensi unggulan desa.
Salah satu unit usaha yang dikelola adalah objek wisata Taman Wisata Bukit Lumpang. Tempat wisata tersebut menjadi daya tarik masyarakat lokal maupun luar daerah, sekaligus membuka peluang lapangan kerja bagi warga sekitar.
Baca Selengkapnya: https://rakyatcirebon.disway.id/amp/666917/bumdes-bobos-kembangkan-wisata-dan-pertanian-dorong-kemandirian-ekonomi-desa
INDRAMAYU
Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain kunci dalam kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Sebagai lumbung pangan nasional, Indramayu memiliki posisi tawar tinggi, ditambah dengan sektor migas dan pengembangan kawasan industri yang tengah digenjot.
Selain sektor produktif, posisi geografis Indramayu sangat diuntungkan karena berdekatan dengan dua infrastruktur raksasa, seperti Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Baca Selengkapnya: https://regional.kompas.com/read/2026/02/27/223129978/dukung-pertumbuhan-ekonomi-jabar-indramayu-optimalkan-migas-dan-pertanian#google_vignette
MAJALENGKA
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon resmi membuka Festival Ramadhan (Festra) 2026 bertajuk “Ramadhan Langsung Sae: Sinergi Nilai Ramadhan dalam Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah” di Alun-Alun Majalengka, Minggu, 1 Maret 2026.
Kepala KPwBI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis menegaskan bahwa Festra menjadi bagian dari kontribusi BI dalam memutar roda perekonomian daerah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Ciayumajakuning.
Berbagai program dihadirkan dalam festival ini, mulai dari zona KAS (Kuliner Aman dan Sehat) yang menghadirkan UMKM unggulan kuliner halal dan higienis, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Selain itu, BI juga mendorong digitalisasi transaksi melalui penggunaan QRIS di seluruh tenant.
Baca Selengkapnya: https://kabarcirebon.pikiran-rakyat.com/ciayumajakuning/amp/pr-29310046157/bank-indonesia-cirebon-resmi-membuka-fesitival-ramadhan-di-alun-alun-majalengka
KUNINGAN
Pedagang musiman, penyedia aneka takjil dan menu berbuka, meningkat signifikan di Kabupaten Kuningan. Kondisi ini berdampak pada bertambahnya aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL), khususnya di kawasan jalan protokol pada sore hari.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar mengakui adanya aspirasi dari para pedagang yang ingin memanfaatkan momentum Ramadan hingga Lebaran untuk meningkatkan pendapatan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mengedepankan dialog dan musyawarah agar kebijakan yang diambil tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi UMKM dan ketertiban umum.
Baca Selengkapnya: https://rakyatcirebon.disway.id/kuningan/read/667056/pedagang-musiman-meningkat-di-jalan-protokol-pemkab-hadirkan-solusi-relokasi